Kompas.com - 28/03/2014, 18:13 WIB
Salah seorang warga memperlihatkan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Kantor Cabang Utama BPJS, Kota Bandung beberapa waktu lalu. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN Salah seorang warga memperlihatkan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Kantor Cabang Utama BPJS, Kota Bandung beberapa waktu lalu.
|
EditorWardah Fajri
PADANG, KOMPAS.com - Meski proses pendaftaran rumit, manfaat besar yang akan didapat menjadi pertimbangan masyarakat yang tak segan antre mengurus kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional.
 
Peserta JKN, Maya (35) mengakui hal ini.  "Memang rumit, karena kita harus ke puskesmas dulu sebelum ke rumah sakit. Tapi kartu ini bisa dipakai di kota dan fasilitas mana saja. Dengan fasilitas ini saya berharap bisa mendapat pelayanan kesehatan lebih baik," ujar ibu berbadan dua ini kepada Kompas Health saat sedang mengantre pengambilan kartu JKN di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Padang, Sumatera Barat.

Kerumitan JKN tak berhenti pada pendaftaran. Saat berobat ke fasilitas kesehatan, pasien juga mengaku mengalami kesulitan dengan sistem rujukan.

Keharusan adanya rujukan dari puskesmas, menurut Maya, menyulitkan dirinya saat berobat ke rumah sakit. Hal ini sedikit berbeda dengan sistem jaminan kesehatan sebelumnya yang membolehkan pengobatan langsung ke rumah sakit.

Meski begitu, ia mengakui, sistem rujuk sebetulnya juga memudahkannya berobat ke fasilitas terdekat, misalnya klinik umum dan puskesmas.

Perlunya sistem rujuk

Sistem rujuk merupakan bagian dari penerapan JKN. Sistem ini mensyaratkan surat rujukan dari fasilitas kesehatan primer, misal klinik dan puskesmas, sebelum ke rumah sakit. Surat ini juga harus ada bila pasien melakukan pengobatan di fasilitas kesehatan yang setara tapi berlokasi jauh dari tempat tinggalnya.
 
Sistem rujuk diterapkan berkaitan dengan keharusan adanya diagnosis dokter di tingkat faskes primer, misal pasien didiagnosis demam, batuk, pilek tanpa indikasi bahaya. Sistem serupa juga diterapkan pada penderita penyakit kronis yang sudah pulih namun masih memerlukan perawatan lanjutan, yaitu rujuk balik. Penderita penyakit kronis bisa kontrol dan menerima pengobatan dari dokter faskes primer yang dekat dengan tempat tinggalnya.
 
"Sistem ini memungkinkan masyarakat menerima pengobatan yang efektif dan efisien. Masyarakat tak perlu lagi antre panjang dan lama untuk mendapat pengobatan. Tiap dokter dan faskes mendapat jatah pasien sehingga tidak ada lagi penumpukan," kata Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kantor Cabang Padang, Eddy Martadinata.
 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Prolaktinoma

Prolaktinoma

Penyakit
Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.