Kompas.com - 17/07/2014, 06:56 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Tidak hanya kegemukan, tubuh yang terlalu kurus pun merupakan problem berarti bagi kesehatan. Banyak penelitian membuktikan, tubuh yang kurus belum tentu bebas dari risiko mengidap penyakit pembuluh darah dan jantung.

Penelitian belum lama ini menunjukkan, berat badan yang terlalu kurus memiliki risiko kematian yang lebih besar daripada orang yang kelebihan berat badan.

Selain risiko penyakit, orang yang bertubuh terlalu kurus pun umumnya dicitrakan kurang sehat dan tidak segar. Karena alasan itulah, banyak orang dengan berat badan kurang ingin menaikan berat badannya. Namun, menaikan berat badan tidak sesederhana makan lebih banyak dari biasanya.

Dokter ahli fisiologi Grace Judio Kahl mengungkapkan, prinsip menaikan berat badan adalah memasukkan kalori lebih banyak daripada energi yang dikeluarkan. Sehingga sebelum memulai program, harus diketahui dulu berapa kebutuhan kalori normal seseorang, dan berapa yang harus ditambahkan.

Peningkatan berat badan yang sehat yaitu sekitar 1 kilogram dalam seminggu. Untuk menaikan 1 kg, orang harus "menabung" 7.000 kalori. Sehingga setiap hari dalam seminggu harus ada 1.000 kalori ekstra di luar kebutuhan kalori harian.

"Misalnya seseorang memiliki kebutuhan kalori 1.600 kalori per hari. Jika ingin berat badannya bertambah 1 kg, berarti ia harus makan 2.600 kalori selama tujuh hari," katanya saat dihubungi Kompas Health, Rabu (16/7/2014).

Namun kalori yang dimasukkan pun tidak sekedar kalori kosong, melainkan juga harus mengandung gizi yang seimbang.

"Menaikan berat badan tentu tidak ingin dibarengi dengan meningkatnya risiko penyakit, bukan? Itulah kenapa sumber kalori pun perlu diperhatikan," ujar konsultan program penurunan berat badan di klinik LightHOUSE Indonesia ini.

Sumber kalori yang sehat perlu mengandung gizi yang seimbang. Artinya sumber kalori harus berupa makanan-makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Khususnya untuk menaikan berat badan, fokus ada pada protein, bukan lemak.

Otot

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.