Kompas.com - 09/09/2014, 07:30 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com
- Ibu rumah tangga ternyata lebih rentan terjangkit HIV dibanding pekerja seks komersial (PSK). Kasus yang terjadi pada mereka adalah karena tertular HIV dari suaminya.

Suami mereka yang lebih dulu terjangkit HIV umumnya karena pengguna narkoba suntik dan membeli jasa seks atau sering gonta ganti pasangan. Para ibu rumah tangga ini kemudian ikut tertular HIV ketika melakukan hubungan seksual dengan suaminya tanpa alat pelindung.

Program Manager Ikatan Perempuan Positif Indonesia, Melly Windi Lianti, pada Jumat (5/9/2014) lalu di Jakarta, mengatakan, para wanita PSK lebih menyadari akan bahaya tertular virus HIV. Mereka pun melakukan pencegahan dengan menggunakan kondom saat berhubungan seks.

"Fenomenanya kini lebih banyak pada ibu rumah tangga karena mereka merasa tidak punya risiko HIV. Teman-teman penjaja seks justru lebih aware," kata Melly.

Para ibu rumah tangga ini umumnya terlambat mengetahui telah tertular HIV karena tidak melakukan pemeriksaan sebelumnya. Mereka merasa tak berisiko terinfeksi HIV. Mirisnya, HIV bisa ikut menular pada bayi yang mereka kandung. HIV bisa menular saat ibu positif HIV menyusui anaknya. Ketidaktahuan para ibu ini menyebabkan kelahiran bayi positif HIV tidak sempat dicegah.

Data terakhir dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan, jumlah perempuan positif HIV dari kalangan ibu rumah tangga mencapai 6.230 orang. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan perempuan pekerja seks yakni 2.021 orang. Data ini merupakan total dari tahun 1987 hingga 2013.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi juga mengatakan, jumlah perempuan terinfeksi HIV dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Tahun 2012 yaitu ada 9.318 perempuan baru terinfeksi HIV. Kemudian meningkat berdasarkan data terakhir tahun 2013, yaitu 12.279 perempuan. Sementara itu, tahun ini tercatat hingga Juni 2014, ada 6.528 perempuan yang dinyatakan positif HIV.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu Kemenkes melakukan upaya pencegahan Penularan Melalui Transmisi Seksual (PMTS). Terkait pencegahan penularan ke bayi yang dilahirkan, Kemenkes melakukan akselerasi peningkatan cakupan dan layanan Pencegahan Penularan dari Ibu ke Anak (PPIA).

Para ibu rumah tangga bersama pasangannya pun kini diimbau untuk melakukan tes HIV sedini mungkin. Bila hasilnya positif, mereka akan diberi obat Antiretroviral (ARV).  Pemberian ARV secepat mungkin dapat mengurangi jumlah virus dalam darah dan mengurangi risiko penularan kepada orang lain.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Keseleo
Keseleo
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
Infeksi Payudara

Infeksi Payudara

Penyakit
Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Health
Sindrom Brugada

Sindrom Brugada

Penyakit
8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

Health
Lichen Planus

Lichen Planus

Penyakit
Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Health
Bercak Mongol

Bercak Mongol

Penyakit
Amankah Melakukan Vaksinasi Flu saat Sedang Sakit?

Amankah Melakukan Vaksinasi Flu saat Sedang Sakit?

Health
Floaters

Floaters

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.