Kompas.com - 12/11/2014, 11:19 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com - Meski menyusui bayi merupakan naluri setiap ibu yang baru melahirkan, nyatanya masih banyak ibu yang kesulitan untuk memberikan ASI. Rasa nyeri pascapersalinan hingga ketidaktahuan ibu menjadi penyebabnya.

Hasil penelitian yang dilakukan Komunitas ASI for Baby (AFB) Lampung pada dua rumah bersalin dan dua Puskesmas di Bandarlampung menunjukkan hal tersebut.

Ani (46), seorang ibu melahirkan yang mengalami sakit pada tulang belakang mengaku kesulitan menyusui anak ke empatnya. "Saya tidak bisa bergerak leluasa, tapi saya ingin sekali menyusui, saya menyesal karena kakak si bayi tidak saya beri ASI dan perkembangannya tidak maksimal, saya menyesal seumur hidup," ujarnya di RS Puri Betik.

Selain itu masih ada fasilitas kesehatan yang kurang memberi dukungan pada pemberian ASI.
"ASI saya sudah penuh sebetulnya, inginnya menyusui tapi sepertinya bayi saya sudah diberi susu formula dengan perawatnya," kata Darmin pasien sebuah rumah bersalin di Teluk Betung.

Sementara itu di Puskesmas Simpur, Bandarlampung seorang ibu menggendong bayi berusia 3 bulan terkena sakit campak dan tangan kiri ibunya memegang susu formula. "Ini anak pertama saya, dia sedang sakit bentol-bentol merak. Dia sering sakit-sakitan, awal kelahiran saya tidak pernah memberi ASI dan sekarang sudah kering," kata Nunik (28).

Koordinator AFB Lampung Upi Fitriyati menjelaskan, masih banyak ibu yang kurang memahami pemberian ASI. Kaum ibu menurutnya sekarang ini banyak tergoda promosi produk susu formula yang gencar, hingga merasa bahwa susu formula mampu menandingi kualitas ASI.

Fasilitator pelatihan konselor menyusui di Lampung Bertalina menjelaskan, kesulitan menyusui pertama karena kurang informasi tentang bagimana cara menyusui yang benar. "Ibu juga tidak termotivasi untuk menyusui karena kerap melakukan kesalahan. Padahal itu hanya kesalahan teknis saja," katanya.

Padahal manfaat ASI sangat besar bagi bayi. Selain membuat tumbuh kembangnya lebih optimal, pemberian ASI setelah melahirkan juga membuat ibu lebih cepat pulih kesehatannya. Menyusui bayi juga mencegah perdarahan karena rahim lebih cepat kembali pulih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.