Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/11/2014, 19:05 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA,KOMPAS.com- Rokok elektronik atau e-cigarettes mulai banyak digunakan di sejumlah negara termasuk Indonesia. Bahkan, televisi di Inggris telah menayangkan iklan rokok elektronik. Padahal, rokok elektronik dinilai membahayakan kesehatan.

Pemerintah pun segera mengeluarkan regulasi penggunaan maupun peredaran rokok elektrik ini. "Kami sudah bicara dengan Kementerian Kesehatan dalam waktu dekat akan kelar. Tunggu saja regulasi akan keluar sebentar lagi," ujar Kepala Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM) Roy Sparringa di Jakarta, Jumat (14/11/2014).

Roy mengatakan, sejauh ini pemakaian rokok elektronik lebih banyak merugikan dari sisi kesehatan. Dalam mengatur regulasi ini, menurut Roy, BPOM selalu melihat dari sisi keamanan dan manfaatnya.

"Kami melihat dari sisi keuntungan dan kerugian. Ternyata lebih banyak kerugiannya," kata dia.

Roy menegaskan, organisasi kesehatan dunia (WHO) pun sudah menyatakan bahwa rokok elektronik tidak aman dikonsumsi.

Sebelumnya, rokok elektronik diklaim efektif membantu orang untuk berhenti merokok. Nyatanya, setelah dievaluasi, rokok elektronik pun berbahaya bagi kesehatan seperti rokok konvensional.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+