Kompas.com - 14/01/2015, 16:00 WIB
Andy Leek DailymailAndy Leek
EditorLusia Kus Anna

Sempat sakit

Leek sengaja memilih metode diet yang belum pernah dicoba sebelumnya. Antara lain diet 5:2,  diet khusus K di mana dua dari tiga makanan diganti oleh Special K sereal atau snack bar; mengikuti panduan diet sehat dari NHS; diet jus; diet Atkins tinggi lemak, rendah karbohidrat; diet makanan mentah; diet makanan bayi (menggantikan dua dari tiga kali sehari dengan makanan bayi untuk memotong kalori); menghitung kalori dengan menggunakan aplikasi ponsel; diet jeruk grapefruit; dan diet sup kubis.

Mencoba berbagai diet tersebut secara bergantian setiap 5 hari menimbulkan reaksi tertentu pada tubuhnya. Misalnya saja ia sempat tidak bisa merasakan apa pun dan tidak bisa menelan. Ketika ia mencoba diet puasa, maka hari-hari di mana ia tidak berpuasa ia akan lebih menginginkan setiap makanan yang disukainya.

Leek juga sempat jatuh sakit dan diminta dokter beristirahat. Menurutnya jenis diet yang cukup sulit diikutinya adalah diet makanan mentah. Pada diet ini ia harus mengonsumsi sayur-sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan, yang semuanya memang rendah kalori.

Diet sup kubis juga menurutnya yang terburuk karena semuanya hanya dimasak dengan air tanpa bumbu. Efek sampingnya ia juga mengalami bau mulut dan buang angin yang parah.

Meski demikian untuk pertama kalinya Leek menyadari bahwa ia bisa disiplin menjalankan rencana dietnya selama beberapa minggu. Total ia berhasil menurunkan 13,5 kilogram. "Akhirnya saya bisa melihat kaki saya dan lingkar pinggang berubah dari 100 cm menjadi 91 cm," katanya.

Walau tekanan darahnya hanya turun sedikit dan kadar kolesterolnya tak banyak berubah tapi Leek merasa lebih sehat dan bahagia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari berbagai metode diet yang dicobanya, menurutnya diet paling menyenangkan adalah rekomendasi diet dari NHS, yakni yang menyarankannya mengurangi daging merah dan sumber lemak tidak sehat serta memperbanyak sayuran dan buah.

Dua bulan setelah ia menjalankan percobaannya itu, Leek mengaku saat ini ia sudah terbiasa dengan pola makan sehat. "Saya tidak merekomendasikan orang lain untuk mencoba apa yang saya lakukan," katanya.  (Monica Erisanti)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Glaukoma
Glaukoma
PENYAKIT
Stroke
Stroke
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

Health
Alzheimer

Alzheimer

Penyakit
7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

Health
Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

Health
Clubfoot

Clubfoot

Penyakit
9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

Health
Alergi Telur

Alergi Telur

Penyakit
9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

Health
Glaukoma

Glaukoma

Penyakit
Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Health
Kurap

Kurap

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.