Kompas.com - 21/01/2015, 10:40 WIB
Ilustrasi pasangan yang mendengkur kala tidur ShutterstockIlustrasi pasangan yang mendengkur kala tidur
|
EditorLusia Kus Anna

Sleep apnea adalah penyakit tidur yang diderita sekitar 20 persen -30 persen pria paruh baya. Bukti-bukti ilmiah menunjukkan bagaimana mendengkur tak bisa diremehkan lagi. Sleep apnea menjadi penyebab berbagai penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, berbagai penyakit jantung hingga stroke.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pendengkur juga alami ketidakseimbangan kadar kolesterol (dislipidemia). Artikel pada Journal of Clinical Sleep Medicine edisi Desember 2014, menunjukkan bagaimana perawatan sleep apnea dengan CPAP (Continuous Positive Airway Pressure) dapat memperbaiki kondisi kolesterol pendengkur.

Mendengkur merupakan salah satu tanda dari sleep apnea atau henti nafas saat tidur. Walau tak semua pendengkur alami sleep apnea, ngorok tetap harus diwaspadai mengingat risiko kesehatan yang tidak kecil.

Coba perhatikan orang yang mendengkur, sesekali ia terdiam lalu diikuti dengan suara tersedak atau bahkan sampai batuk-batuk. Yang terjadi adalah saluran nafas pada saat tidur melemas hingga menyempit. Penyempitan bisa menyumbat total saluran nafas hingga tak ada udara yang lewat. Akibat sesak penderitanya akan terbangun sejenak untuk mengambil nafas. Tetapi ia tidak menyadari bahwa dirinya terbangun. Hingga pagi hari saat terjaga ia masih merasa kurang tidur dan terus mengantuk di siang hari. Gejala yang disebut juga hipersomnia atau kantuk yang berlebihan.

Tak semua mendengkur itu sleep apnea. Suara dengkuran saja tidak cukup untuk menegakkan diagnosis. Untuk itu, seorang pendengkur harus menjalani pemeriksaan tidur di laboratorium tidur atau sleep lab. Dari pemeriksaan ini baru kita bisa tahu ngorok yang dialami wajar atau alami sleep apnea, serta derajat keparahannya.

Kolesterol

Bukti ilmiah menunjukkan bagaimana kadar LDL memiliki hubungan yang positif terhadap berkembangnya penyakit jantung koroner. Banyak penelitian juga menunjukkan bagaimana penurunan kadar LDL dengan pengobatan dapat menurunkan resiko kematian akibat serangan jantung.

Para ahli mencoba melihat dua puluh sembilan penelitian yang meneliti efek perawatan sleep apnea terhadap kolesterol. Hasilnya, pendengkur yang menggunakan CPAP mengalami penurunan kadar kolesterol total dan kadar LDL. Sedang kadar HDL-nya jadi meningkat. Namun penelitian-penelitian tersebut tidak menunjukkan perbaikan kadar trigliserida.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagaimana mekanisme hilangnya mendengkur/sembuhnya sleep apnea dapat memperbaiki kadar kolesterol belum dapat dipastikan. Tetapi penelitian-penelitian ini membuktikan bahwa perawatan mendengkur dapat menurunkan resiko penyakit jantung.

Penggunaan CPAP dapat secara langsung maupun tidak langsung menurunkan resiko seseorang menderita penyakit jantung. Dengan hilangnya henti nafas tidur, tekanan dalam dada yang menghimpit jantung pun hilang, hingga jantung berfungsi normal. Sementara banyak penelitian lain membuktikan bagaimana perawatan mendengkur dapat memperbaiki hipertensi, diabetes, obesitas dan sindroma metabolik. Semuanya adalah faktor resiko berkembangnya penyakit jantung.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Malnutrisi
Malnutrisi
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.