Kompas.com - 04/09/2015, 08:00 WIB
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Walau kebanyakan orang yang merasa dirinya kegemukan jadi terpacu untuk menurunkan berat badan, tapi hasil penelitian menunjukkan hal sebaliknya.

Orang yang merasa dirinya mulai kegemukan justru akan mengalami kenaikan berat badan lebih banyak dibandingkan dengan orang yang merasa berat badannya masih normal.

Demikian menurut penelitian berupa analisa beberapa data penelitian yang melibatkan 14.000 orang dewasa di Amerika Serikat dan Inggris Raya. Studi ini mengikuti para partisipan sejak usia 23 sampai 45 tahun.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengaku mereka "kegemukan" cenderung makan lebih banyak karena stres. Hasilnya, tentu saja berat badannya bertambah. Hal tersebut tetap terjadi pada mereka yang sebenarnya memang kegemukan atau hanya merasa gemuk.

Sebenarnya bisa dimengerti mengapa jika kita merasa kegemukan efeknya bisa negatif bagi kesehatan. Ini adalah pengaruh dari stigma negatif orang gemuk, yakni kurang olahraga dan makan banyak.

Menurut Peter LePort, direktur medis dari MemorialCare Center for Obesity, kaitan merasa gemuk dan menjadi gemuk akibat mekanisme stres.

"Setiap orang bereaksi pada stres secara berbeda, tapi bagi sebagian orang makan adalah pelarian stres. Bahkan jika ia memiliki berat badan normal, bila metode pelarian stresnya adalah makan, tentu ia akan menjadi gemuk," katanya.

Konsep bahwa kita mulai kegemukan bisa mendatangkan stres. Akibatnya kita bisa masuk dalam lingkaran setan: stres karena merasa kegemukan, lalu makan banyak untuk mengatasi stres tersebut, dan konsekuensinya menjadi gemuk beneran atau bertambah gemuk.

Walau begitu, sebenarnya kita bisa memutus lingkaran tersebut. Menurut Shenelle Edwards-Hampton, psikolog klinis dari klinik manajemen berat badan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengambil jeda.

"Cobalah berpikir positif tentang tubuh kita dan fokus pada hal yang sudah dilakukan, misalnya mengasup makanan bernutrisi atau rajin berolahraga. Ini akan membantu mengurangi pelarian pada makanan," katanya.

Ia juga menyarankan untuk mencari pengalih perhatian saat merasa stres, misalnya berjalan kaki, membaca buku, atau melakukan hal lain selain makan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Shine

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.