Kompas.com - 14/09/2015, 10:25 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com – Seorang wanita asal Dublin, Irlandia mengalami pertumbuhan aneh di punggungnya. Bentuknya mirip dengan payudara. Setelah dokter melakukan scan MRI dan biopsi, pertumbuhan tersebut adalah lipoma atau tumor jinak yang terdiri dari sel-sel lemak.

Tumor itu telah tumbuh dan berkembang selama lebih dari 10 tahun hingga besarnya seperti payudara. Wanita berusia 46 tahun itu pun akhirnya memutuskan untuk melakukan operasi pengangkatan tumor di Klinik Dublin.

Tumor tumbuh besar di sisi kanan punggungnya dengan panjang 19 cm dan lebar 6,7 cm. Wanita itu mengaku pertumbuhan tumor telah berkembang pesat dalam tiga tahun terakhir. Mulanya dokter mengira pertumbuhan itu adalah kanker jaringan lunak atau sarcoma. Namun, ternyata sebuah lipoma raksasa.

Dokter Tunde Abdulsalam dari Dublin mengatakan, ini adalah lipoma terbesar yang pernah dilihatnya. Ia mengaku heran mengapa pasien membiarkan lipoma tumbuh hingga membesar. Menurut Tunde, kebanyakan pasien segera mengangkat tumor tersebut ketika masih berukuran kecil.

“Berdasarkan pengalaman saya, hanya menemukan lipoma berukuran kecil. Kebanyakan pasien memang sering membiarkannya karena pertumbuhan relatif stabil selama bertahun-tahun dan tidak memengaruhi fungsi tubuh,” terang Tunde.

Dalam beberapa kasus, pertumbuhan lipoma dapat meningkatkan indeks massa tubuh penderitanya. Pada wanita ini, lipoma tentunya menjadi beban di bagian punggung. Setelah menjalani operasi, baru akan diketahui berapa berat lipoma wanita tersebut setelah ditimbang.

Lipoma dapat tumbuh di bagian tubuh manapun. Namun, lebih sering terjadi di bagian lengan dan batang tubuh manusia. Lipoma biasanya pada usia 40-60 tahun. Ukurannya pun biasanya kecil yakni sekitar 1 cm dan lembut. Tetapi, pertumbuhannya memang bisa lebih dari 10 cm seperti yang dialami wanita ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.