Kompas.com - 04/11/2015, 10:40 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com – Maraknya aplikasi kencan di era digital ini memudahkan orang-orang yang tidak saling kenal sebelumnya untuk berinteraksi. Namun, menurut Asosiasi Kesehatan Seksual dan HIV di Inggris (BASHH), kemunculan aplikasi kencan seperti Tinder dan Happn justru bisa meningkatkan kasus infeksi menular seksual (IMS).

Kesehatan Masyarakat di Inggris mencatat adanya peningkatan pesat kasus IMS sejak adanya aplikasi kencan tersebut. Tahun 2014, kasus infeksi sifilis meningkat 33 persen dan gonore sebesar 19 persen.

Dokter Peter Greenhouse dari BASHH memperingatkan, aplikasi kencan bisa saja memicu ledakan kasus infeksi menular seksual, termasuk HIV. Sebab, aplikasi tersebut memudahkan seseorang untuk bertemu, berhubungan seksual, dan bergonta-ganti pasangan.  

Apabila banyak orang yang melakukan hal itu, maka tak tertutup kemungkinan terjadi peningkatan kasus HIV. Peter mengatakan, aplikasi kencan harusnya mendorong pesan seks yang aman.

Namun, Asosiasi Kencan Online di Inggris tidak sependapat bahwa aplikasi kencan harus disalahkan atas meningkatnya kasus IMS. Marie Cosnard dari Happn mengatakan, aplikasi tidak bisa dicap sebagai biang keladinya.

Pembuat aplikasi mengaku selama ini memromosikan seks yang aman. Bahkan, beberapa pengguna aplikasi menunjukkan status IMS. Menurut dia, seharusnya orang-orang perlu dididik untuk tidak melakukan hubungan seks yang berisiko, seperti tidak menggunakan kondom.

Menurut data Asosiasi Kencan Online di Inggris, ada sekitar 20-40 persen orang menjalin hubungan baru melalui aplikasi kencan yang bisa diunduh di telepon genggam tersebut. Untuk diketahui, aplikasi kencan seperti Tinder juga banyak digunakan remaja maupun orang dewasa di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

Health
Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.