Kompas.com - 04/05/2016, 12:00 WIB
Ilustrasi organ ginjal. ShutterstockIlustrasi organ ginjal.
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Walau ketika menstruasi ada banyak gejala tak nyaman yang dirasakan, ternyata si "tamu bulanan" ini memiliki manfaat penting bagi perempuan, yakni menyehatkan ginjal.

Hormon seks perempuan, yakni estrogen, memang melindungi ginjal. Pada penelitian terhadap tikus betina juga diketahui lebih jarang mengalami gangguan ginjal, jika dibanding dengan tikus jantan.

Tetapi, ketika rahim tikus diangkat, risikonya terkena sakit ginjal akan sama. Kuncinya ternyata ada pada estrogen, hormon yang walau juga dimiliki pria, tapi efeknya berbeda pada wanita.

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Dr.Judith Lechner dari Austria, menambah bukti terhadap teori tersebut.

Dalam risetnya, Lechner dan timnya menguji apakah perubahan hormonal saat siklus menstruasi berpengaruh pada sel-sel ginjal. Sekitar 11 wanita sehat yang masih subur dan 6 wanita pascamenopause dilibatkan dalam penelitian ini.

Setiap orang diminta mengirimkan contoh urine untuk diukur kadar enzimnya yang dikeluarkan saat sel ginjal rusak. Ternyata, kadar enzim ini meningkat saat seorang wanita sedang masa subur dan menstruasi. Sebaliknya, kadarnya rendah pada wanita pascamenopause dan pria.

"Hasil studi ini menunjukkan perubahan pada hormon wanita berpengaruh pada sel ginjal, sehingga wanita lebih terlindungi dari kerusakan ginjal," kata Lechner.

Selain itu, perubahan kadar hormon selama siklus haid juga menyebabkan perubahan bentuk, tidak hanya pada organ reproduksi tapi juga meluas pada ginjal.

Menurut Lechner, estrogen berfungsi untuk menggantikan sel yang rusak. Selama masa haid, saat estrogen sedang tinggi, sel ginjal distimulasi untuk berkembang.

Ia mengatakan, estrogen memang bukan faktor tunggal mengapa lebih sedikit wanita yang mengalami gangguan ginjal. Faktornya lebih kompleks, karena itu dibutuhkan studi yang lebih mendalam lagi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Oligomenore
Oligomenore
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Health
Vaginosis Bakterialis

Vaginosis Bakterialis

Penyakit
5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

Health
Polisitemia Vera

Polisitemia Vera

Penyakit
Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Health
Oligomenore

Oligomenore

Penyakit
Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Health
Tromboflebitis

Tromboflebitis

Penyakit
Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Health
Bayi Berat Lahir Rendah

Bayi Berat Lahir Rendah

Penyakit
Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Health
Insufisiensi Aorta

Insufisiensi Aorta

Penyakit
10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

Health
Limfoma Non-Hodgkin

Limfoma Non-Hodgkin

Penyakit
Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.