BrandzView
Halaman ini merupakan kerja sama antara Prodia dan Kompas.com

Awas… Asam Urat Perbesar Risiko Serangan Jantung!

Kompas.com - 10/05/2016, 11:47 WIB
Ilustrasi penyakit asam urat ThinkstockIlustrasi penyakit asam urat
|
EditorPalupi Annisa Auliani

KOMPAS.com – Sebutan “asam urat” selama ini dikenal identik sebagai rasa sakit yang mengganggu dan menyebabkan radang sendi. Gejalanya datang tak terduga, yaitu diawali nyeri di bagian sendi, terutama pada jempol kaki lalu merambat ke persendian kaki.

Namun, urusan asam urat ternyata tidak sebatas itu saja. Jurnal Rheumatology Inggris pada 2013 menemukan bahwa pemilik kadar tinggi asam urat memiliki peluang dua kali lipat  lebih besar terkena serangan jantung dibandingkan mereka yang memiliki kadar normal.

Kaitan di antara keluhan asam urat dan serangan jantung itu berlatar kemiripan faktor penyebab. Keduanya sama-sama dipicu kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, dan kadar kolesterol melebihi normal.

Asam urat dipicu pola makan tinggi purin, zat ini merupakan salah satu pembentuk struktur kimia dari gen manusia, hewan, dan tumbuhan. Akibatnya, kadar asam urat meningkat, hingga melebihi kadar jenuh 7,5 mg/dL, mengental, kemudian mengendap dalam darah.

Endapan tersebut akan menumpuk serta membentuk kristal pada sendi sehingga menyebabkan peradangan. Selain itu, tingginya asam urat dalam darah juga dapat merusak pembuluh darah. Pada tahap ini, serangan jantung memiliki kemungkinan besar terjadi.

Thinkstock Ilustrasi kaki bengkak akibat asam urat.

Ketika didiagnosis menderita asam urat, seseorang sebaiknya juga memeriksa berat badan, tekanan darah, dan kandungan kolesterol dalam darah. Ia juga disarankan menjalani pengobatan untuk menurunkan kadar asam urat serta pengurangan risiko penyakit jantung.

Solusi pencegahan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menderita asam urat bukan akhir dari segalanya. Penyakit ini dapat dicegah dan jumlah zat purin dalam tubuh bisa dikendalikan dengan menerapkan pola hidup sehat.

Untuk sehari-hari, Anda bisa memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti buah, sayuran, beras merah; protein tanpa lemak, dan lemak esensial. Ahli kesehatan menyarankan pula konsumsi asupan penurun zat asam urat, seperti buah beri, tahu, minyak zaitun, dan bawang putih.

Masukkan juga olahraga dalam rutinitas harian Anda, minimal empat sampai lima kali seminggu selama 30-45 menit per hari. Kebiasaan ini efektif untuk menurunkan berat badan serta menjaga stamina.

Jika Anda sudah didiagnosis punya asam urat tinggi, mulailah mengurangi konsumsi minuman beralkohol. Ganti asupan cairan dengan air putih, dan jus buah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Nyeri Tumit
Nyeri Tumit
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Patah Tulang

Patah Tulang

Penyakit
10 Obat Eksim Alami yang Bisa Dijajal di Rumah

10 Obat Eksim Alami yang Bisa Dijajal di Rumah

Health
Regurgitasi Aorta

Regurgitasi Aorta

Penyakit
Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Mengenal Double Pneumonia, ketika Infeksi Menyerang Kedua Paru

Health
Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Apakah Susu Efektif untuk Mencegah Osteoporosis?

Health
Gangguan Makan

Gangguan Makan

Penyakit
Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Cara Meredakan Sakit Akibat Gigi Bungsu Tumbuh

Health
5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

5 Hal yang Bisa Membuat Gula Darah Melonjak

Health
Iktiosis

Iktiosis

Penyakit
Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Kenali Pendarahan Implantasi, Tanda-tanda Awal Kehamilan

Health
6 Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Hindari DBD

6 Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Hindari DBD

Health
Hepatitis C

Hepatitis C

Penyakit
Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Health
Achondroplasia

Achondroplasia

Penyakit
Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Health
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.