Kompas.com - 03/06/2016, 13:21 WIB
Ilustrasi smoothies. Ilustrasi smoothies.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Apa yang harus saya minum selama kelas spin? Apakah saya perlu protein sebelum latihan yang panjang? Tak perlu lagi bingung, pakar olahraga dan gizi mengungkapkan bagaimana memilih camilan cerdas untuk mendapatkan hasil maksimal dari sesi latihan Anda.

 

"Apa yang sehat untuk dikonsumsi sehari-hari secara teratur belum tentu pilihan yang baik untuk berolahraga," jelas Barbara Lewin, RD, ahli gizi olahraga yang bekerja dengan atlet profesional. Ikuti panduan ahli tersebut tentang bagaimana memilih makanan dan minuman yang tepat untuk olahraga favorit Anda.

 

Kardio
Yang termasuk latihan kardio adalah berjalan, lari, hiking, sepeda, aerobik dan sejenisnya. Kardio adalah olahraga yang tujuan utamanya adalah melatih kekuatan jantung.

 

Bahan bakar: Pilih makanan pralatihan yang rendah lemak dan gula, moderat dalam protein dan tinggi karbohidrat, seperti smoothie yang dibuat dengan susu almond, pisang dan buah. Konsumsi itu 60 sampai 90 menit sebelum latihan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

"Makanan harus punya waktu cukup untuk dicerna untuk menyediakan bahan bakar bagi kerja otot," kata Lewin.

 

"Jangan makan terlalu kenyang karena bisa membuat sesi latihan menjadi tidak nyaman." Jika sesi kardio Anda kurang dari satu jam, Anda tidak perlu camilan lagi selama latihan berlangsung, kata Abby Langer, RD, seorang ahli diet di Toronto dan pemilik Abby Langer Nutrition.

 

Pemulihan: Setelah latihan, tubuh memiliki 20 sampai 30 menit sesi window metabolic, yaitu waktu di mana otot-otot Anda menyerap nutrisi dengan cara yang paling efisien. Prioritaskan karbohidrat dan protein, saran ahligizi di New York City, Leah Kaufman, RD.

 

"Pilihlah sesuatu yang ringan, seperti secangkir susu cokelat. Satu studi menemukan, bahwa para pesepeda bisa berlatih rata-rata enam menit lebih efisien ketika mereka minum susu cokelat rendah lemak setelah latihan. Ini jika dibandingkan dengan minuman olahraga dan minuman nol kalori.”

 

Dalam waktu satu jam setelah latihn, tubuh Anda memerlukan protein dan elektrolit. Cobalah smoothie protein yang dibuat dari air kelapa, saran Kaufman.

 

Latihan kekuatan
Seimbangkan karbohidrat dan protein satu atau dua jam sebelum berlatih. Karbohidrat membantu mencegah kerusakan otot dan kelelahan, sementara protein membantu mengatur pertumbuhan dan perbaikan otot, kata Marie Spano, RD, ahli gizi olahraga untuk Atlanta Hawks.

 

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kusta

Kusta

Penyakit
11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

Health
Osteoporosis

Osteoporosis

Penyakit
10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

Health
Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Health
Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Health
Darah Haid Menggumpal

Darah Haid Menggumpal

Penyakit
4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Health
Nyeri Kronis

Nyeri Kronis

Penyakit
Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Health
Rosacea

Rosacea

Penyakit
8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Bradikardia

Bradikardia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.