Kompas.com - 30/08/2016, 13:55 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain pengaturan pola makan dan konsumsi obat, pasien diabetes (diabetes) juga perlu memonitor kadar glukosa secara teratur untuk mengendalikan gula darahnya.

Pengendalian gula darah yang baik bisa mengurangi risiko komplikasi penyakit diabetes. "Makin tidak terkendali gula darah, komplikasi akan semakin cepat muncul dan risikonya lebih besar," kata dr.Em Yunir, Sp.PD-KEMD, dalam acara media edukasi yang diadakan oleh Roche Indonesia di Jakarta (30/8/16).

Pemantauan kadar gula darah bisa dilakukan di laboratorium untuk mengetahui rata-rata kadar gula darah dalam tiga bulan (HbA1C), kadar gula darah puasa, dan kadar dua jam setelah makan.

Walau demikian, pemeriksaan gula darah di laboratorium tersebut tidak bisa menggambarkan variasi harian kadar gula darah. Pemeriksaan laboratorium juga seringkali baru dilakukan sebulan sekali. Karena itu juga diperlukan pemantauan gula darah mandiri (PGDM).

"Kadang diperlukan informasi tentang gula darah harian, terutama untuk pasien yang harus mencapai target kadar gula darah. Ini untuk mengetahui efektivitas regimen pengobatan," kata Em Yunir.

Ia menambahkan, secara umum yang wajib melakukan cek gula darah mandiri adalah diabetesi yang menggunakan insulin, pasien yang menggunakan obat antidiabetik oral dan sering hipoglikemi.

"Terutama kalau sering mengalami gula darah terlalu rendah atau hipoglikemi. Selain itu pasien diabetes dengan kondisi khusus, misalnya muntah-muntah dan susah makan, juga perlu cek rutin," ujar Ketua Divisi Metabolik Endikronologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Penggunaan alat monitoring gula darah secara mandiri di rumah, bisa dipakai untuk mengetahui respon tubuh terhadap kondisi tertentu. Misalnya saja untuk mengetahui kadar gula darah setelah mengonsumsi makanan tertentu atau minum obat.

"Kalau hanya periksa gula darah sebulan sekali terlalu panjang. Kalau dengan monitoring sendiri, dalam waktu satu atau dua minggu sudah bisa diubah regimen pengobatannya atau modifikasi pola makan," ujarnya.

Pemeriksaan gula darah sendiri di rumah yang standar adalah sebelum makan pagi dan dua jam setelah makan.

Sementara itu, diabetesi yang dengan obat-obatan dan diet hasil pemeriksaan gula darah sebulan sekalinya baik tidak diwajibkan memeriksa gula darah di rumah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.