5 Makanan Pereda Gejala Sindrom Pra-menstruasi

Kompas.com - 27/10/2016, 20:07 WIB
Ilustrasi makan cokelat ShutterstockIlustrasi makan cokelat
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com — Kelelahan, jerawat, kembung, ingin makan, atau suasana hati buruk adalah ciri umum sindrom pra-menstruasi. Sindrom ini muncul satu atau dua minggu sebelum menstruasi. Sekitar 85 persen wanita mengalami paling tidak satu dari gejala-gejala itu.

Kabar baiknya, pola makan dapat membantu meringankan ketidaknyamanan sindrom pra-haid. Caranya, mengurangi garam, gula, dan alkohol. Semua zat itu diketahui membuat sindrom pra-haid makin buruk. Berikut ini makanan-makanan yang dapat membantu Anda meredakan sindrom pra-menstruasi:

1. Alpukat
Jika kembung, ingin makan, dan kram otot termasuk gejala sindrom pra-haid yang dialami, makanlah alpukat.

Lemak sehat dalam alpukat mengandung potasium, mineral yang bertindak sebagai diuretik alami yang menyapu kelebihan garam dan cairan dalam tubuh. Potasium juga membantu mengatasi kram otot sekaligus memberi rasa kenyang.

2. Bit
Studi yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition yang melacak lebih dari 3.000 wanita selama 10 tahun menemukan risiko sindrom pra-menstruasi lebih rendah di kalangan yang mengasup vitamin B1 dan B2. Salah satu sumber vitamin B1 dan B2 adalah bit.

3. Sardin
Ketika periset University of Massachusetts meneliti wanita usia antara 27 dan 44 tahun, mereka menemukan bahwa orang-orang yang mengasup vitamin D dan kalsium mengalami risiko lebih rendah sindrom pra-menstruasi.

Sardin adalah makanan yang kaya akan vitamin D dan kalsium sekaligus mengandung asam lemak omega 3 yang ditemukan membantu mengatasi keluhan pra-menstruasi, seperti kembung, sakit kepala, depresi, cemas, dan kurang konsentrasi.

4. Kacang-kacangan
Hasil studi terbaru yang diterbitkan American Journal of Epidemiology menunjukkan, wanita yang mengasup makanan sumber zat besi dari tanaman mengalami risiko sindrom pra-menstruasi.

Sumber zat besi nabati ini ada pada kacang-kacangan. Kacang-kacangan juga mengandung serat, zat yang bermanfaat untuk mengatasi sindrom pra-menstruasi.

5. Cokelat hitam
Cokelat pahit ini meringankan gejala pra-menstruasi dengan beberapa cara. Pertama, ada kandungan antioksidan yang membuat pembuluh darah rileks, menurunkan tekanan darah, dan memperbaiki sirkulasi darah.

Itu sebabnya mengonsumsi sepotong cokelat hitam setiap hari selama dua pekan dapat mengurangi kadar hormon stres.

Cokelat hitam pun mengandung magnesium, mineral yang membantu mengatasi gejala pra-menstruasi, seperti kembung, lelah, depresi, dan mudah marah.

Cokelat hitam juga mengandung zat alami unik yang mengangkat suasana hati dan memicu euforia yang serupa dengan perasaan saat jatuh cinta.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber time.com
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X