Kompas.com - 26/02/2017, 20:45 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

Data menunjukkan, peningkatan risiko serangan jantung adalah 25 sampai 30 persen dan untuk stroke, 15 sampai 20 persen.

Peneliti berspekulasi bahwa peningkatan risiko, bisa karena faktor biologis dan ini masuk akal mengingat bahwa kalsium terhubung dengan pengerasan arteri. Namun, pakar lain berpikir tidak demikian.

Kalsium tidak cenderung menjadi penanda peradangan, jelas Dr Philip Houck, asisten profesor penyakit dalam di Texas A & M Health Science Center College of Medicine, "Lesi dengan kalsium sebenarnya lebih stabil sehingga lebih tidak berisiko menyebabkan serangan jantung dibanding pembuluh darah yang tanpa ada sedikit kalsium."

Selain itu, Houck juga berpendapat, temuan ini meyakinkan secara statistik tetapi tidak berarti meyakinkan juga secara klinis.

“Jadi, jika wanita memiliki alasan yang baik untuk mengonsumsi kalsium karena tulang mereka rapuh, tidak perlu takut untuk melakukannya," kata Houck, yang juga seorang ahli jantung di Scott & White di Temple, Texas.

Dr Susan V. Bukata, profesor bedah ortopedi di Universitas Rochester Medical Center, mengatakan bahwa penelitian ini benar-benar tidak memberikan informasi yang cukup untuk membuat kesimpulan yang pasti.

Namun demikian, dari bukti yang ada, dia mendesak semua orang untuk mencukupi kebutuhan kalsium dari makanan ketimbang minum tablet berisi 1.200 miligram setiap hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dengan pola makan yang baik, ditambah dengan suplementasi, wanita harus mendapatkan 1.000 sampai 1.500 miligram kalsium perhari," katanya.

Dan dalam jurnal editorial, profesor medis Dr Bo Abrahamsen dan Dr. Opinder Sahota menulis bahwa karena berbagai keterbatasan, mereka tidak mungkin memberikan jaminan bahwa suplemen kalsium dengan vitamin D tidak akan menyebabkan kejadian kardiovaskular yang merugikan.

Kesimpulannya jelas, studi lebih lanjut tetap diperlukan dan perdebatan masih terus berlangsung. Belum ada kesimpulan pasti bahwa suplementasi kalsium dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau penyakit kardiovaskular pada wanita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Lemah Jantung
Lemah Jantung
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.