Kompas.com - 14/12/2019, 16:00 WIB
Ilustrasi duduk sakit pinggang spukkatoIlustrasi duduk sakit pinggang

Bentuk terapinya bisa dengan pemberian obat, disuntik di lokasi yang nyeri, sampai perawatan khusus di rumah sakit.

Pemberian obat pereda nyeri jenis analgetik atau antirematik hanya meredakan sementara. Jika penyebab utamanya tidak hilang, sakitnya bakal berulang.

Sedangkan sakit pinggang karena salah posisi tubuh, ketegangan otot (spasme) bisa reda setelah dipijat ringan.

Jangan asal pijat

Namun perlu diperhatikan, tidak semua sakit pinggang bisa reda setelah dipijat. Terlebih jika penyebabnya pengeroposan tulang, saraf terjepit, atau rusaknya ruas tulang belakang akibat kanker.

Pemijatan saat sakit pinggang ditengarai penyakit tersebut justru memperburuk keadaan.

Sakit pinggang yang tidak reda setelah pemijatan, atau bertambah parah, perlu mendapat penanganan medis.

Beberapa jenis sakit pinggang berat bisa kambuh setelah berolahraga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk meringankan gejala sakit pinggang, kita bisa beristirahat cukup selama setidaknya dua hari.

Posisi beristirahat juga perlu diperhatikan, yakni berbaring terlentang tanpa alas atau kasur, sampai keluhannya hilang.

Selain itu, usahakan untuk tidak mengangkat barang berat, memompa air, mendorong mobil, atau melakukan kegiatan fisik berat.

Biasakan mengangkat barang berat dari lantai dengan posisi berjongkok terlebih dulu.

Biasanya kesalahan orang yang sakit pinggang, mengawali aktivitas berat tersebut dari posisi membungkuk.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X