Kompas.com - 24/12/2019, 21:30 WIB
Ilustrasi lembur shutterstockIlustrasi lembur

KOMPAS.com - Momentum menjelang libur panjang akhir tahun identik dengan aktivitas lembur bagi pekerja baik di sektor swasta maupun negeri.

Banyak di antara pekerja kemungkinan menghabiskan waktu atau tinggal lebih lama di kantor.

Jika diperkenankan pulang tepat waktu, mereka kadang diminta untuk merampungkan pekerjaan tutup buku di rumah.

Kondisi "kejar setoran" tersebut membuat jam kerja pekerja menjadi lebih panjang ketimbang biasanya.

Menghadapi situasi tersebut, Anda patut mewaspadai datangnya penyakit tekanan darah tinggi.

Melansir Health Day (19/12/2019), orang yang bekerja dengan jam kerja lebih panjang lebih berisiko terkena hipertensi.

Sementara tekanan darah tinggi tersebut erat dikaitkan juga dengan penyebab penyakit jantung dan stroke.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Akhir Tahun Musim Lembur, Waspada Serangan Darah Tinggi
Riset terbaru menunjukkan jam kerja yang panjang (lembur) berpotensi meningkatkan risiko penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi).
Bagikan artikel ini melalui

Jurnal Hypertension baru saja merilis penelitian yang melibatkan 3.500 pekerja kerah putih di Kanada.

Baca juga: Sering Diwaspadai, Kenali Gejala dan Cara Cegah Darah Tinggi

Menurut riset, responden yang bekerja 49 jam per minggu berisiko 70 persen lebih tinggi terkena hipertensi ketimbang pekerja yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu.

Hipertensi yang mengancam para pekerja tersebut adalah hipertensi terselubung (masked hypertension).

Halaman:

Sumber Health Day
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.