Kompas.com - 26/12/2019, 15:00 WIB
ilustrasi traveling anyaberkutilustrasi traveling

KOMPAS.com - Melakukan perjalanan ketika liburan tiba adalah salah satu cara yang ampuh untuk melepas stres setelah lelah bekerja. 

Sayangnya, perjalanan indah yang telah kita rancang tersebut bisa menjadi buruk akibat sembelit melanda.

Ada banyak faktor yang membuat kita bisa sembelit saat melakukan traveling atau perjalanan jauh.

Melansir laman berita Huff Post, William Chey, ahli gastrologi dan nutrisi dari Michigan Medicine, mengatakan perubahan pola makan dan gaya hidup selama melakukan perjalanan dapat mempengaruhi rutinitas buang air besar (BAB).

Baca juga: 6 Cara Cegah Stres Akibat Macet Liburan Akhir Tahun

Selain itu, faktor mental juga bisa mempengaruhi pencernaan saat bepergian.

Misalnya, kita takut melakukan perjalanan udara sehingga mengakibatkan stres dan menjadi titik kecemasan.

"Stres itu bisa mempengaruhi pencernaan yang memicu sembelit," tambah William Chey.

Secara rinci, berikut beberapa hal yang berisiko membuat kita sembelit saat melakukan traveling:

  • Perubahan rutinitas normal
  • Perubahan porsi dan waktu makan
  • Perubahan pada jam tubuh internal
  • Dehidrasi
  • Perubahan pada makanan yang kita konsumsi
  • Peningkatan waktu yang dihabiskan untuk duduk
  • Jet lag atau perubahan tubuh terkait dengan pengalaman mengubah zona waktu

Untuk menghindari risiko sembeli, kita dianjurkan untuk menghindari konsumsi kafein terlalu banyak, duduk terlalu lama, dan konsumsi makanan cepat saji.

Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru Tiba, Ini Cara Jaga Kesehatan saat Liburan

Kita diarahkan untuk tetap menjaga pola makan sehat selama liburan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Bumbu Dapur yang Bisa Bantu Berat Badan, Apa Saja?

8 Bumbu Dapur yang Bisa Bantu Berat Badan, Apa Saja?

Health
Pankreatitis Kronis

Pankreatitis Kronis

Penyakit
13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Health
Koarktasio Aorta

Koarktasio Aorta

Penyakit
Cara Mengatasi Iritasi saat Mencukur Bulu Tubuh

Cara Mengatasi Iritasi saat Mencukur Bulu Tubuh

Health
Karsinoma Sel Basal

Karsinoma Sel Basal

Penyakit
Anoreksia vs Bulimia, Apa Perbedaan Gejalanya?

Anoreksia vs Bulimia, Apa Perbedaan Gejalanya?

Health
BKKBN Siapkan 'Tim Pendamping Warga' untuk Kejar Target Stunting Nasional

BKKBN Siapkan "Tim Pendamping Warga" untuk Kejar Target Stunting Nasional

Health
Mengenal Gejala dan Penyebab Stroke Tulang Belakang

Mengenal Gejala dan Penyebab Stroke Tulang Belakang

Health
8 Gejala Tumor Otak

8 Gejala Tumor Otak

Health
Kapan Waktu Tidur yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung?

Kapan Waktu Tidur yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung?

Health
Apa yang Terjadi Ketika Jantung Berhenti Mendadak?

Apa yang Terjadi Ketika Jantung Berhenti Mendadak?

Health
3 Fase DBD (Demam Berdarah) dari Demam sampai Sembuh

3 Fase DBD (Demam Berdarah) dari Demam sampai Sembuh

Health
8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.