Seni Bikin Panjang Umur, Bagaimana Caranya?

Kompas.com - 12/01/2020, 19:00 WIB
Suasana pengunjung Pameran Seni Rupa Koleksi Nasional yang bertajuk Lini Transisi di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2019). Pameran yang diselenggarakan oleh Galeri Nasional, Ditjen Kebudayaan Kemendikbud itu akan berlangsung hingga 31 Agustus 2019. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana pengunjung Pameran Seni Rupa Koleksi Nasional yang bertajuk Lini Transisi di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2019). Pameran yang diselenggarakan oleh Galeri Nasional, Ditjen Kebudayaan Kemendikbud itu akan berlangsung hingga 31 Agustus 2019.

"Tidak banyak orang yang berpikir aktivitas di waktu luang dapat menunjang kesehatan dan umur panjang," jelasnya di jurnal kesehatan BMJ.

Ia menjelaskan, studinya berupaya melihat kelindan faktor ekonomi, kesehatan, dan sosial dengan aktivitas seni.

Menurut Fancourt, seni dapat menurunkan stres dan membuat orang lebih kreatif.

"Kreativitas ini yang memungkinkan orang bertahan hidup dengan cara beradaptasi," jelasnya.

Selain itu, seni juga bermanfaat membangun relasi sosial di kalangan warga lansia.

Modal sosial tersebut penting untuk membantu menghadapi masa tua.

Membantu proses penyembuhan

Seni tak hanya terbukti membuat para penikmatnya panjang umur.

Studi lain menunjukkan, berkesenian dapat membantu pengidap depresi dan kegelisahan, sampai penderita kanker.

Melansir Harvard Health Publishing, penderita demensia atau penyakit gangguan ingatan dan berpikir masih bisa menciptakan karya seni, kendati tak mampu lagi berbicara dan berbahasa.

Penelitian juga menunjukkan, membuat seni visual seperti gambar, ilustrasi, lukisan, mewarnai, dan sebagainya, dapat mengurangi stres orang yang sedang sakit.

Baca juga: Kerja dari Rumah, Lebih Baik atau Buruk buat Kesehatan?

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X