Kompas.com - 31/01/2020, 09:03 WIB

Riset yang dipublikasikan di Journal of Nutritional Biochemistry itu pun menyimpulkan, kadar kolesterol jahat dalam tubuh respondennya turun.

Akan tetapi, para peneliti memberikan catatan hasil risetnya baru melibatkan sedikit responden. Butuh lebih banyak objek penelitian agar riset lebih sahih.

6. Mengurangi risiko bayi lahir prematur

Infeksi mikroba selama kehamilan meningkatkan risiko ibu hamil melahirkan sebelum waktunya atau prematur.

Para ahli dari Division of Epidemiology, Norwegian Institute of Public Health, meneliti bahan makanan yang kaya kandungan antimikroba untuk mencegah bayi lahir prematur.

Dari studi yang dipublikasikan di Journal of Nutrition itu, terungkap salah satunya yang mengurangi risiko bayi lahir prematur adalah senyawa allium.

Senyawa pada bawang ini diujikan pada 18.888 wanita di Norwegia dan sekitarnya.

Dari jumlah tersebut, hanya lima persen ibu hamil yang melahirkan bayi prematur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.