Diawali Nyeri Dada, Ini Beda Gejala pada GERD dan Serangan Jantung

Kompas.com - 21/02/2020, 12:02 WIB
ilustrasi nyeri dada Shutterstock/9nongilustrasi nyeri dada

KOMPAS.com - Penderita gastroesophageal reflux disease ( GERD) dan serangan jantung sama-sama merasakan gejala nyeri di bagian dada.

Kendati sama-sama mengalami rasa tidak nyaman di bagian dada, namun gejala dan pemicu kedua penyakit ini berbeda.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Habibie Arifianto, Sp.JP., M.Kes., FIHA menyampaikan, beberapa penyakit sama-sama menimbulkan gejala nyeri dada.

" Penyakit jantung, GERD, dan penyakit lain sama-sama punya gejala nyeri di belakang tulang dada," jelas Habibie ketika berbincang dengan Kompas.com, Rabu (19/2/2020).

Baca juga: Bisakah Asam Lambung Naik (GERD) Sebabkan Serangan Jantung?

Menurut Dokter dari Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret di Sukoharjo ini, karakteristik nyeri dada antara GERD dan penyakit jantung berbeda.

"Orang yang mengalami serangan jantung, biasanya setelah istirahat dan diberi obat angina, nyeri dada mereda. Untuk penderita refluks asam lambung, nyeri dada tidak langsung reda walaupun sudah istirahat dan diberi obat," katanya.

Beda penyebab GERD dan penyakit jantung

Habibie menerangkan, penyebab serangan jantung umumnya terjadi karena ada penyumbatan di pembuluh darah yang bertugas menyalurkan oksigen ke otot jantung.

Saat jantung kekurangan oksigen, terdapat tekanan pada jantung yang dapat mengakibatkan timbulnya rasa sakit di dada.

Pemicu serangan jantung bisa beragam. Di antaranya stres fisik atau aktivitas fisik yang berlebihan dan stres emosional.

Selain itu, ada juga faktor risiko seperti riwayat keluarga, hipertensi, diabetes, sampai merokok.

Baca juga: GERD: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X