Kompas.com - 01/03/2020, 19:35 WIB
Ilustrasi mendengarkan musik shutterstockIlustrasi mendengarkan musik

KOMPAS.com - Mendengarkan musik bisa menjadi salah satu cara jitu untuk mengatasi masalah susah tidur.

Melansir laman resmi Sleep Foundation, mendengarkan musik atau lagu yang menenangkan sebelum tidur dapat membuat saraf parasimpatis yang mengontrol jantung dan organ vital jadi lebih rileks.

Akibatnya, detak jantung dan pernapasan jadi lebih lambat, tekanan darah turun, dan otot-otot di tubuh tak lagi tegang. Dengan begitu, tubuh Anda jadi lebih siap beristirahat.

Baca juga: Mozart sampai Adele, 10 Lagu Ini Terbukti Ampuh Redakan Gangguan Cemas

Bagi orang dewasa, mendengarkan musik yang menenangkan selama 45 menit sebelum beristirahat, bisa meningkatkan kualitas tidur. Adapun manfaat antara lain:

  • Bisa terlelap lebih cepat
  • Waktu tidur lebih panjang
  • Jarang terbangun di malam hari
  • Tidur jadi lebih lelap

Riset musik dan susah tidur

Manfaat musik untuk mengatasi susah tidur juga telah dibuktikan lewat riset.

Melansir Reader's Digest, sejumlah ahli dari Hong Kong menemukan fakta, orang yang rutin mendengarkan musik menenangkan selama tiga bulan, kualitas tidurnya membaik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peneliti tersebut mengamati kebiasaan orang yang rajin mendengarkan lagu-lagu yang bikin rileks selama 30 sampai 45 menit sebelum tidur.

Para ahli tidak menggunakan sembarang lagu untuk risetnya. Lagu yang disetel, dipilih yang bertempo lambat antara 60 BPM sampai 80 BPM.

Tempo tersebut disesuaikan dengan detak jantung manusia saat tertidur.

Mendengarkan musik bertempo lambat sebelum tidur, efeknya bisa mirip dengan meditasi.

Baca juga: Susah Tidur di Malam Hari Terasa Mengganggu, Coba 7 Tips Mudah Berikut

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Keseleo
Keseleo
PENYAKIT
Amnesia
Amnesia
PENYAKIT
Scleroderma
Scleroderma
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

Health
Klamidia

Klamidia

Penyakit
5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

Health
Kram Mesntruasi

Kram Mesntruasi

Penyakit
10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Sindrom Tourette

Sindrom Tourette

Penyakit
6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

Health
Babesiosis

Babesiosis

Penyakit
6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

Health
Regurgitasi Trikuspid

Regurgitasi Trikuspid

Penyakit
Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Health
Anemia Aplastik

Anemia Aplastik

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.