4 Cara Setop Kebiasaan Sentuh Wajah agar Tak Gampang Tertular Penyakit

Kompas.com - 13/03/2020, 12:03 WIB
ilustrasi jerawat shutterstockilustrasi jerawat

KOMPAS.com - Beberapa orang sulit menghentikan kebiasaan menyentuh wajah.

Tanpa sadar, sejumlah orang kerap mengusap wajah, menyentuh hidung, mengupil, atau mengucek mata.

Walaupun sekilas sepele, kebiasaan tersebut berdampak besar karena bisa menjadi biang jerawat sampai pintu penularan penyakit infeksi saluran pernapasan.

Baca juga: Bisakah Kendaraan Umum jadi Ladang Penularan Penyakit?

Di tengah wabah infeksi virus corona penyebab Covid-19, para ahli turut menyerukan agar kita tidak menyentuh wajah, terutama mata, hidung, dan mulut saat kebersihan tangan tak terjamin.

" Menyentuh wajah sudah menjadi fitrah manusia," jelas Dr Otto Yang, pakar penyakit menular dari University of California Los Angeles (UCLA), seperti dilansir South China Morning Post (9/3/2020).

Studi yang diterbitkan di jurnal PLoS One juga menyebut, kebiasaan menyentuh wajah bisa disebabkan perasaan negatif.

Menyentuh wajah membantu orang menghadapi rasa cemas, gelisah, atau tidak nyaman.

Baca juga: Perlukah Sabun Khusus Antibakteri untuk Cuci Tangan Cegah Penyakit?

Kendati alamiah, namun kebiasaan menyentuh wajah perlu dicegah. Meskipun tak mudah, ada kiat untuk menanggulangi perilaku tak sehat tersebut.

Melansir Health, berikut beberapa cara untuk kebiasaan menyentuh wajah:

1. Perhatikan kebiasaan menyentuh wajah

Menyentuh wajah bisa jadi kebiasaan yang tidak disadari. Coba sesekali, sadari kebiasaan ini. Bila perlu, hitung berapa kali Anda menyentuh wajah dalam sehari.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X