4 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Membandel Menurut Ahli Dermatologi

Kompas.com - 27/03/2020, 16:00 WIB
ilustrasi jerawat shutterstock/LADOilustrasi jerawat

KOMPAS.com - Jerawat bisa sembuh dalam hitungan hari. Namun, bekas jerawat yang membandel dapat bertahan lama dan mengganggu penampilan.

Untuk menghilangkan bekas jerawat, Anda perlu memahami penyebab mengapa jerawat bisa meninggalkan bekas yang sulit pudar.

Melansir Healthline, kemunculan jerawat di kulit merupakan bentuk peradangan.

Ketika peradangan sudah sembuh, secara alami sel-sel kulit baru akan terbentuk.

Baca juga: 5 Manfaat Masker Tomat, Atasi Jerawat sampai Angkat Sel Kulit Mati

Namun, ada kemungkinkan sel baru yang bertugas memulihkan kondisi kulit ini mengandung banyak melanin. Melanin adalah pigmen yang zat yang memberikan warna pada kulit.

Saat sel tertentu mengandung lebih banyak melanin daripada yang lainnya, lapisan kulit tersebut jadi lebih gelap. Hal ini disebut hiperpigmentasi pascaperadangan.

Orang yang kulitnya lebih gelap, secara alami rentan mengalami hiperpigmentasi.

Mengobati bekas jerawat berupa bintik hitam berbeda dari bekas jerawat berupa luka.

Bekas jerawat berupa bopeng membutuhkan perbaikan di jaringan sel kulit yang rusak. Bopeng dapat memudar seiring waktu, akan tetapi tidak bisa sepenuhnya hilang.

Sedangkan bekas jerawat berupa bintik hitam dapat memudar antara tiga bulan sampai dua tahun. Bekasnya juga dapat hilang sepenuhnya.

Baca juga: 4 Manfaat Masker Kunyit untuk Wajah, Atasi Jerawat sampai Kumis Tipis

Anda yang ingin menumpas bekas jerawat lebih cepat, bisa menggunakan beberapa produk perawatan dermatologi atau skincare untuk menghilangkan bekas jerawat.

Melansir New York Magazine, berikut cara menghilangkan bekas jerawat sesuai rekomendasi ahli dermatologi:

1. Gunakan tabir surya

Paparan sinar matahari secara langsung tanpa perlindungan tanpa tabir surya dapat membuat bekas jerawat lebih kentara.

Gunakan produk tabir surya dengan perlindungan SPF minimal 30 setiap hari untuk mengatasi bekas jerawat.

Selain melindungi paparan langsung sinar matahari, tabir surya juga mencegah kerusakan kulit.

Baca juga: 5 Makanan yang Menyebabkan Jerawat

2. Pilih produk mengandung asam laktat

Produk skincare atau perawatan kecantikan yang mengandung asam laktat dapat mengurangi hiperpigmentasi setelah kulit jerawat meradang.

Selain itu, asam laktat juga dapat mengangkat sel-sel kulit mati. Sehingga, bekas luka dan tekstur kulit yang kasar bisa membaik.

Asam laktat juga dapat mengatasi bekas jaringan luka yang berubah warna menjadi lebih gelap.

Namun, hati-hati, beberapa orang yang menggunakan produk berbasis asam laktat justru mengalami hiperpigmentasi.

Coba dulu di bagian kulit yang tersembunyi, sebelum menggunakannya untuk mengatasi bopeng di wajah

Baca juga: Bebas Ribet, Berikut 5 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat secara Alami

3. Gunakan produk berbasis vitamin C

Vitamin C disebut mengandung antioksidan yang dapat mencerahkan sekaligus mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.

Dengan kandungan antioksidannya, vitamin C dapat mengantisipasi pigmentasi, penyebab timbulnya bercak hitam.

Sayang, karena perawatan wajah dengan bahan aktif ini proses pembuatannya relatif lebih sulit, produk berbasis vitamin C umumnya dihargai lebih mahal.

Baca juga: Meski Praktis, Masker Wajah Sheet Mask Tak Tepat Usir Jerawat

4. Pakai produk perawatan mengandung AHA

Alpha Hydroxy Acid (AHA) dapat mengangkat sel kulit mati dan mencegah pori-pori tersumbat.

Banyak dokter kulit merekomendasikan AHA untuk mengatasi jerawat sekaligus memudarkan bekas jerawat.

Selain mengatasi jerawat dan mengurangi bekas jerawat, formula AHA juga disebut pas mengatasi bopeng dan jaringan parut.

Untuk memastikan produk perawatan mengatasi bekas jerawat yang paling pas, Anda bisa terlebih dahulu berkonsultasi pada ahlinya.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X