Kompas.com - 27/03/2020, 06:01 WIB
Ilustrasi garam shutterstockIlustrasi garam

KOMPAS.com – Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah faktor risiko utama dari perkembangan penyakit jantung dan stroke.

Hipertensi juga bisa disebut sebagai the silent diseases karena kerap tidak ada tanda-tanda atau gejala yang dapat dilihat secara kasat mata.

Perkembangan penyakit ini memang berjalan secara perlahan, namun secara potensial tetaplah sangat berbahaya bagi siapa saja.

Baca juga: Minum Obat Hipertensi Pagi atau Malam Hari, Mana yang Lebih Baik?

Jenis hipertensi

Ditinjau dari unsur penyebabnya, hipertensi dapat dikelompokkan menjadi dua kategori, yakni hipertensi primer dan hipertensi sekunder.

Hipertensi sekunder adalah hipertensi yang disebabkan oleh penyakit lain dan masih bisa disembuhkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, sekitar 95 persen orang dengan hipertensi didiagnosis termasuk hipertensi primer, yaitu ketika penyebab kondisi ini tidak diketahui.

Pada hipertensi primer ini, ada banyak faktor yang disebut-sebut bisa meningkatkan risiko hipertensi, termasuk asupan garam.

Maka dari itu, diet rendah garam termasu salah satu hal yang bisa dilakukan untuk membantu menanggulangi tekanan darah tinggi pada seseorang.

Namun, karena penyebab hipertensi pada setiap orang sangat mungkin berbeda, maka tata cara diet ini alangkah baiknya dikonsultasikan lebih dulu dengan dokter atau ahli gizi.

Baca juga: 7 Cara Mengontrol Hipertensi, Selain dengan Obat

Cara kerja diet redah garam

Melansir Buku Hipertensi: Care Your Self (2008) karya dr. Setiawan Dalimartha, dkk., diet rendah daram pada kasus hipertensi dilakukan dengan tujuan untuk membantu menghilangkan retensi (penahan) air dalam jaringan tubuh sehingga dapat menurunkan tekanan darah.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Midriasis

Midriasis

Penyakit
13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Kelemahan Otot yang Perlu Diwaspadai

Health
Fibromyalgia

Fibromyalgia

Health
3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

3 Jenis Anemia yang Umum Terjadi pada Ibu Hamil

Health
Hepatitis B

Hepatitis B

Penyakit
4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

Health
Perikarditis

Perikarditis

Penyakit
3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

Health
Kusta

Kusta

Penyakit
11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

11 Penyebab Pendarahan saat Melahirkan

Health
Osteoporosis

Osteoporosis

Penyakit
10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

Health
Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.