Kompas.com - 03/04/2020, 14:02 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com - Sejumlah orang mendapat kesempatan untuk menjalani kerja di rumah.

Seperti di tengah pandemi Covid-19. Banyak orang menjalankan pekerjaannya dari rumah.

Tidak seperti bekerja di kantor yang mempertimbangkan faktor kenyamanan tempat kerja, kerja di rumah jamak menggunakan peralatan meja dan kursi seadanya.

Penataan tempat kerja yang tidak ideal seperti posisi duduk membungkuk, duduk tak nyaman, atau posisi layar monitor terlalu jauh dari pergelangan tangan, membuat tubuh mengalami tekanan fisik.

Baca juga: 5 Cara Tak Mager saat Beraktivitas di Rumah Saja untuk Cegah Corona

Tekanan atau stres ini dapat menyebabkan sakit leher, sakit punggung, nyeri pergelangan tangan, mata lelah, dan sebagainya.

Untuk mencegah tubuh mengalami stres fisik saat kerja di rumah, Anda perlu menjaga tubuh dalam posisi netral yang rileks.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Posisi duduk yang tidak pas bisa memicu sakit atau nyeri di kemudian hari," jelas Alan Hedge, ahli ergonomi dari Cornell University, seperti dilansir HuffPost (2/4/2020).

Baca juga: 3 Gerakan Olahraga Sederhana di Rumah Bermodal Kursi

1. Jaga bahu dan leher rileks

Posisi layar atau monitor yang terlalu rendah dapat membuat otot leher dan bahu tertarik ke depan. Hal ini dapat memengaruhi postur duduk secara keseluruhan.

Jika layar atau monitor berada di posisi yang tepat, otot bahu dan leher bisa rileks dan nyaman.

Untuk itu, evaluasi penataan tempat kerja. Atur layar atau monitor di tempat yang pas, dengan posisi setinggi mata. Sehingga, bahu tidak pegal dan tidak nyeri leher.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Health
7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Parafimosis

Parafimosis

Penyakit
11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

Health
Asam Urat

Asam Urat

Penyakit
Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.