Kompas.com - 03/04/2020, 20:00 WIB
Ilustrasi anak ShutterstockIlustrasi anak

KOMPAS.com - Gejala bipolar sangat sulit dibedakan dengan gejala gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas (ADHD), terutama di masa kanak-kanak.

Umumnya, bipolar terdiagnosis saat memasuki usia dewasa. Padahal, gejala-gejala bipolar ini bisa terjadi di usia kanak-kanak. Sementara itu, gejala ADHD bisa mulai terlihat sejak usia dini.

Baik bipolar atau ADHD membutuhkan deteksi dini agar gejala yang ditimbulkan tidak semakin memburuk.

Baca juga: Tak Hanya Orang Dewasa, Anak-anak Juga Bisa Alami Bipolar

Bipolar

Bipolar merupakan gangguan kesehatan mental yang menyebabkan penderitanya mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem.

Penderita bipolar bisa mengalami peralihan dari fase manik atau hipomanik ke fase depresi dalam waktu singkat. Saat berada di fase manik, penderita bisa merasa sangat bahagia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, hal ini bisa memicu perilaku berisiko seperti belanja atau menggunakan narkoba dan alkohol secara berlebihan.

Sebaliknya, ketika berada dalam fase depresi penderita bisa meraa putus asa dan sedih berlebihan.

Tak jarang, fase depresi bisa memicu keinginan bunuh diri atau melukai diri sendiri. Gangguan bipolar tak hanya dialami oleh orang dewasa. Anak-anak juga bisa mengalaminya.

Namun, gejala bipolar pada anak-anak sedikit berbeda dengan orang dewasa. Perubahan fase antara manik dan depresi pada anak-anak bisa terjadi lebih sering dengan gejala yang lebih parah daripada orang dewasa.

ADHD

Gejala ADHD bisa ditandai dengan sulit fokus, hiperaktif, dan perilaku impulsif. Diagnosis ADHD biasanya bisa dilakukan sejak sang anak berusia dua atau tiga tahun.

Halaman:

Sumber Healthline
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sifilis

Sifilis

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Health
Psikosis

Psikosis

Penyakit
4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nistagmus

Nistagmus

Penyakit
6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

Health
Tamponade Jantung

Tamponade Jantung

Penyakit
9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

Health
Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

Health
Cacar Monyet

Cacar Monyet

Penyakit
 4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

Health
Buta Warna

Buta Warna

Penyakit
13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.