Kompas.com - 06/04/2020, 13:50 WIB
Masker kain SHUTTERSTOCKMasker kain

KOMPAS.com - Pemerintah menganjurkan semua orang menggunakan masker untuk menekan penyebaran virus corona.

Masker medis atau masker bedah sekali pakai diprioritaskan bagi pekerja medis dan orang sakit.

Sedangkan masyarakat disarankan menggunakan masker kain atau masker nonmedis saat keluar rumah.

Penggunaan masker ini penting untuk mencegah penularan Covid-19, terutama dari penderita yang terinfeksi virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan.

Baca juga: Cara Membuat Masker Kain Nonmedis Kurang dari 20 Menit

Menyusul imbauan pemerintah dan sejumlah otoritas kesehatan resmi dari berbagai negara untuk menggunakan masker, belakangan jamak beredar cara membuat masker.

Ada yang sederhana dengan memanfaatkan kaus, bandana, sampai syal tanpa dijahit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa membuat masker kain menggunakan mesin jahit dengan beragam model atau desain.

Agar Anda tak bingung memilih model masker kain, bahan masker kain, hingga cara perawatannya. Berikut panduan memilih masker kain berdasarkan rekomendasi ahli:

Gunakan masker dengan cara yang benar

Masker dapat melindungi seseorang dari penyakit yang menular lewat saluran pernapasan, termasuk infeksi virus corona, saat digunakan dengan benar.

Anda perlu membersihkan tangan sebelum dan sesudah menggunakan masker, menggunakan masker dan jangan menyentuh bagian depan, dan pastikan mulut dan hidung tertutup.

Bila perlu, untuk perlindungan maksimal, gunakan kacamata saat berada di luar rumah.

Baca juga: Jenis Bahan Masker Kain Nonmedis Terbaik untuk Cegah Virus Corona

Model masker kain terbaik

Hingga kini belum ada studi terkait desain atau model makser kain untuk mencegah Covid-19.

Namun, sebagai petunjuk untuk memilih masker kain, pastikan masker dapat menutup bagian atas hidung sampai area dagu.

Selain itu, pastikan masker kain terpasang pas atau dapat menutup mulut dan hidung dengan sempurna.

Anda bisa mengaturnya dengan tali atau karet elastis. Tapi yang paling penting, masker benar-benar pas.

Masker kain tiga lapis (dengan lapisan yang bisa diberi tisu untuk filter tambahan) lebih bagus ketimbang masker kain dua lapis.

Baca juga: Rusak Masker Bekas untuk Cegah Penularan Corona, Begini Caranya...

Bahan masker kain

Saat memilih bahan masker kain, pertimbangan utamanya adalah efektivitas mencegah droplet dan dapat nyaman digunakan untuk bernapas.

Rekomendasi bahan masker kain adalah katun. Hindari kain tenun, kain rajutan, kain poliester, spandeks, kain yang susah kering, atau kain yang mudah lembab.

Kain yang susah kering dan mudah lembab rentan menjadi sarang kuman berkembang biak.

Baca juga: Bersihkan Tangan Cara Terbaik Cegah Tertular Corona, Bukan Masker

Cara merawat masker kain

Demi alasan kesehatan, sebaiknya setiap anggota keluarga mempunyai beberapa masker kain. Sehingga, selalu tersedia masker kain cadangan yang bersih.

Jika sudah digunakan selama beberapa jam tanpa dilepas, copot masker kain dan gunakan masker kain bersih lainnya.

Saat masker sudah terpasang, Anda juga dilarang menurunkan masker sampai ke dagu untuk sekadar makan atau berbicara.

Jika sudah melorot, sebaiknya Anda mengganti masker kain dengan yang lainnya.

Baca juga: Lakukan 5 Hal Ini saat Belanja di Tengah Pandemi Virus Corona

Menggunakan masker kain berulang tanpa dibersihkan terlebih dahulu berpotensi membuat kuman menempel di bagian dalam masker.

Setelah masker kain selesai digunakan, lipat, simpan, cuci setiap hari, dan keringkan sampai benar-benar kering.

Kendati masker dapat melindungi diri dari Covid-19, namun cara terbaik mencegah penularan virus corona adalah tetap tinggal di rumah.

Selain itu, jaga jarak aman dengan orang sekitar minimal satu meter dan rajin cuci tangan pakai sabun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Vertigo
Vertigo
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

Health
Trypophobia

Trypophobia

Penyakit
4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

Health
Iskemia

Iskemia

Penyakit
3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

Health
Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
Penyakit Addison

Penyakit Addison

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.