Kompas.com - 13/04/2020, 18:01 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com – Pemberlakuan masa kedaluwarsa obat sirup berbeda dari obat tablet atau obat kapsul.

Jika belum digunakan, obat sirup dapat disimpan dan dipakai hingga batas waktu yang tertera pada masa kedaluwarsa di kemasan.

Namun, jika sudah dibuka segelnya, obat sirup memiliki masa pakai yang cenderung lebih singkat dibanding masa kedaluwarsa sebenarnya.

Baca juga: 6 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menyimpan Obat Sirup

Prof Dr Zullies Ikawati, Apt, dalam bukunya berjudul Cerdas Mengenali Obat (2010), menjelaskan, tanggal kedaluwarsa yang tercantum di kemasan hanya belaku untuk obat yang belum dibuka.

Hal itu dikarenakan sirup merupakan salah satu bentuk sediaan obat yang mudah mengalami kerusakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai bentuk sediaan cair, sirup memiliki kandungan air yang cukup banyak. Air merupakan media kehidupan yang baik, termasuk untuk mikroba dan bakteri.

Air juga dapat mempermudah dan mendorong terjadinya reaksi kimia.

Oksigen di udara dapat mengoksidasi zat dalam cairan obat dengan mengoksidasinya.

Kandungan gula yang cukup tinggi pada sirup memang dapat mencegah pertumbuhan bakteri tertentu. Namun, tetap saja, kandungan gula yang tinggi itu tak dapat mencegah oksidasi yang mungkin terjadi.

Oleh sebab itu, untuk obat sirup yang sudah dibuka, tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan tidak berlaku lagi.

Baca juga: Arti 10 Istilah Farmasi yang Sering Muncul di Kemasan Obat Bebas

Berlaku 2 minggu - 2 bulan

Obat dalam bentuk sirup aman digunakan dalam rentang waktu 2 minggu sampai 2 bulan saja setelah dibuka asal penyimpanannya cukup baik.

Akan tetapi, obat cair berbentuk suspensi, yakni seperti sirup tapi lebih kental dan mengandung lebih sedikit gula, sebaiknya hanya digunakan sampai 1 minggu setelah dibuka tutupnya.

Untuk memastikannya, Anda bisa menanyakan kepada apoteker, apakah obat yang didapat merupakan sirup atau suspensi?

Namun, secara garis besar cara penyimpanan obat cair bentuk dan suspensi tersebut tidak jauh beda.

 

Berikut cara penyimpanan yang disarankan:

  • Tulis tanggal berapa obat mulai dibuka atau dipakai pada kardus atau botol
  • Simpan obat cair dalam ruangan bersuhu 20 derajat celsius atau di dalam lemari es bersuhu 5-10 derajat celsius dengan membungkusnya terlebih dahulu dalam kertas atau kantong pastik hitam untuk memperpanjang masa simpan obat
  • Jangan menyimpan obat sirup di dalam freezer
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak
  • Tempatkan obat di wadah khusus
  • Simpan obat di tempat kering dan terlindung dari sinar matahari
  • Tutup botol sirup dengan rapat

Anda juga disarankan untuk membaca petunjuk cara penyimpanan obat yang tertera di kemasan atau brosur kemasan meski obat tersebut diperoleh atas resep dokter.

Baca juga: Jangan Salah, Ternyata Begini Aturan Minum Obat 2 Kali Sehari

Resep dokter tidak akan mengurangi hak konsumen untuk mendapat informasi yang lengkap tentang obat yang akan dikonsumsinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.