Kompas.com - 20/04/2020, 19:00 WIB
Ilustrasi virus corona, penularan virus corona di transportasi umum ShutterstockIlustrasi virus corona, penularan virus corona di transportasi umum

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat hingga pertengahan April 2020 ini, empat dari lima orang yang terjangkit Covid-19 akan mengalami gejala ringan atau sedang, seperti demam dan batuk kering.

Sementara, sekitar 95 persen orang yang terjangkit infeksi virus corona penyebab Covid-19 telah sembuh atau berangsur-angsur sembuh.

Meski demikian, WHO dalam laman resminya menegaskan, Covid-19 tetap harus diwaspadai oleh siapa saja karena dapat menyebar dengan cepat dan menimbulkan gejala parah bagi sebagian masyarakat.

Baca juga: 11 Hal yang Harus Dilakukan jika Anda Berisiko Terjangkit Covid-19

Covid-19 terutama menyebar dari orang ke orang melalui dua cara, yakni:

  • Percikan yang keluar saat orang sakit bersin atau batuk bisa jatuh ke mulut atau hidung orang-orang lain di dekatnya
  • Kontak dekat dengan orang sakit, misalnya dengan berpelukan atau bersalaman

Namun, virusnya juga bisa menyebar melalui permukaan benda mati, seperti tisu, pegangan pintu, perangat digital, laptop, hingga tombil lift.

Jadi, jika seseorang menyentuh benda yang terkontaminasi, kemudian menyentuh wajah atau orang lain, maka bisa juga terinfeksi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, penting bagi siapa saja untuk terus memperhatikan kebersihan diri untuk mencegah infeksi penyakit tersebut.

Baca juga: 6 Jenis Tanaman Herbal untuk Cegah Infeksi Virus Corona

Cara melindungi orang lain yang rentan terjangkit Covid-19

Di tengan pandemi Covid-19 sekarang ini, WHO juga menyuarakan ajakan bagi setiap orang untuk bersama-sama melindungi mereka yang tergolong rentan tertular virus corona baru, seperti:

  • Tenaga kesehatan
  • Orang berusia di atas 60 tahun
  • Mereka yang sudah memiliki kondisi kesehatan tertentu, misalnya penyakit jantung, infeksi saluran pernapasan, diabetes, kekebalan tubuh lemah, kanker, dan tekanan darah tinggi

WHO memberi panduan mengenai cara yang bisa dilakukan seseorang untuk membantu melindungi teman dan keluarga atau orang lain yang berisiko tinggi terjangkit Covid-19 yang parah.

Berikut yang mesti dilakukan:

Halaman:

Sumber WHO
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Halusinasi
Halusinasi
PENYAKIT
Trikomoniasis
Trikomoniasis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Health
Trikomoniasis

Trikomoniasis

Penyakit
Tak Hanya Benjolan, Inilah Gejala Lain Kanker Payudara

Tak Hanya Benjolan, Inilah Gejala Lain Kanker Payudara

Health
Stenosis Spinal (Tulang Belakang)

Stenosis Spinal (Tulang Belakang)

Penyakit
Apakah Gagal Jantung Bisa Sembuh?

Apakah Gagal Jantung Bisa Sembuh?

Health
Akalasia

Akalasia

Penyakit
7 Penyebab Ada Benjolan di Rahang yang Bisa Terjadi

7 Penyebab Ada Benjolan di Rahang yang Bisa Terjadi

Health
Xanthelasma

Xanthelasma

Penyakit
Gejala Anemia pada Pasien Gagal Ginjal Kronis

Gejala Anemia pada Pasien Gagal Ginjal Kronis

Health
Serangan Iskemik Transien (Stroke Ringan)

Serangan Iskemik Transien (Stroke Ringan)

Penyakit
5 Sayuran yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Diabetes

5 Sayuran yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Diabetes

Health
De Quervain's Tenosynovitis

De Quervain's Tenosynovitis

Penyakit
Bahaya Toxic Parent dan Cara Mengatasinya

Bahaya Toxic Parent dan Cara Mengatasinya

Health
Folikulitis

Folikulitis

Penyakit
Apa Penyebab Luka Susah Sembuh pada Penderita Diabetes?

Apa Penyebab Luka Susah Sembuh pada Penderita Diabetes?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.