Kompas.com - 06/05/2020, 08:04 WIB
Ilustrasi serangan jantung ShutterstockIlustrasi serangan jantung

Terkadang, rasa nyerinya juga tidak tajam atau kuat seperti serangan jantung biasa.

Nyerinya juga bisa berlangsung beberapa menit, lalu hilang kembali. Rasa sakitnya bisa seperti ada tekanan tidak nyaman, seperti diremas, atau sakit biasa.

"Serangan jantung jenis ini kerap meninggalkan jaringan parut dan kerusakan pada jantung. Apabila diabaikan, [enderita bisa mengalami serangan jantung susulan dan berpotensi fatal," kata Dokter Plutzky.

Penderita serangan jantung yang tidak segera mendapatkan perawatan medis, risiko meninggal dunianya tiga kali lebih besar akibat penyakit jantung koroner.

Baca juga: 7 Beda Penyakit Jantung pada Wanita dan Pria

Siapa berisiko mengalami serangan jantung?

Serangan jantung baik yang "diam-diam" maupun yang klasik memiliki faktor risiko yang sama.

Melansir Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, beberapa faktor risiko serangan jantung di antaranya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Tekanan darah tinggi
  • Kadar kolesterol jahat (LDL) tinggi
  • Merokok

Selain kondisi medis, pilihan gaya hidup tidak sehat juga bisa jadi penyebab serangan jantung, antara lain:

  • Diabetes
  • Kegemukan atau obesitas
  • Diet tak sehat
  • Kurang bergerak atau malas bergerak
  • Penggunaan alkohol berlebihan.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Detak Jantung Cepat

Cara mendeteksi potensi serangan jantung "diam-diam"

Para pengidap penyakit jantung bisa jadi tidak menyadari punya potensi mengalami serangan jantung "diam-diam" dalam jangka hitungan minggu sampai bulan.

Namun serangan jantung "diam-diam" ini bisa terdeteksi dari pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) atau ekokardiogram (ECG).

Kedua pemeriksaan ini dapat menyoroti kerusakan otot jantung.

Metode pemeriksaan lain adalah lewat tes darah, untuk mendeteksi jejak ada tidaknya sel-sel jantung yang terluka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Iskemia
Iskemia
PENYAKIT
Akathisia
Akathisia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.