Kecemasan Bisa Memicu Rasa Gatal Pada Kulit, Kok Bisa?

Kompas.com - 14/05/2020, 12:00 WIB
ilustrasi gatal shutterstockilustrasi gatal

KOMPAS.com - Rasa cemas yang berlebihan ternyata bisa berdampak negatif pada kulit.

Kecemasan berlebihan memang bisa mempengaruhi kesehatan fisik kita, tak terkecuali kondisi kulit kita.

Melansir laman healthline, beratnya tekanan mental atau emosional juga dapat menyebabkan gatal-gatal serius.

Kondisi ini bisa menjadi lingkaran setan yang menyulitkan penderitanya. Pasalnya, gangguan kecemasan dapat menyebabkan beberapa orang mengalami gatal pada kulit. Sebaliknya, kondisi kulit yang gatal dapat menyebabkan kecemasan.

Baca juga: Ahli Sebut Ruam Pada Kulit Bisa Jadi Gejala Covid-19

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Saraf-saraf pada otak juga berkaitan dengan ujung saraf di kulit kita. Ketika rasa cemas muncul, tubuh meresponnya sebagai stres.

Hal ini dapat memengaruhi sistem saraf dan menyebabkan gejala sensorik seperti rasa terbakar atau gatal pada kulit.

Sensasi ini bisa kita rasakan di area tubuh mana saja, termasuk lengan, kaki, wajah, dan kulit kepala.

Sensasi gatal bisa terjadi bersamaan dengan gejala kecemasan atau bisa juga terjadi secara terpisah.

Gatal yang disebabkan karena kecemasan jika bisa berkembang menjadi masalah kulit yang serius seperti iritasi, pendarahan, atau infeksi.

Di sisi lain, kondisi kulit dan rasa gatal yang tak henti-hentinya juga turut memicu rasa cemas.

Halaman:

Sumber Healthline
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X