Kompas.com - 26/05/2020, 09:20 WIB

Menurut data Mayo Clinic, memaafkan bisa membawa kedamaian yang mempermudah kita dalam menjalani kehidupan.

Memaafkan juga membuat kita bisa merasakan manfaat berikut:

  • memiliki hubungan yang lebih sehat
  • kesehatan mental meningkat
  • tingkat cemas dan stres berkurang
  • menurunkan tekanan darah
  • meringankan gejala depresi
  • meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • meningkatkan kesehatan jantung.

Melansir data Johns Hopkins Medicine, riset membuktikan tindakan memaafkan dapat menurunkan risiko serangan jantung, meningkatkan kadar kolesterol dan kualitas tidur, mengurangi rasa sakit, menyeimbangkan tekanan darah.

Memaafkan juga membantu menurunkan tingkat kecemasan, depresi, dan stres.

Efek menyimpan sakit hati

Disakiti oleh seseorang, terutama orang yang kita cintai atau percaya, bisa menimbulkan amarah, kesedihan, kecewa, dan kebingungan.

Ketika kita memikirkan hal itu terus-menerus, diri kita bisa dipenuhi oleh dendam, kebencian dan amarah.

Menurut psikolog klini Karen Swartz, menyimpan dendam hanya menimbulkan bebas fisik yang besar.

Selain itu, amarah yang kita pendam karena sakit hati, luka atau rasa kecewa juga membuat tubuh berada dalam respon "fight or flight" yang bisa meningkatkan detak jantung, tekanan darah serta menurunkan respon imun.

Hal itu menyebabkan kita berisiko mengalami depresi, penyakit jantung dan diabetes.

"Dengan memaafkan, tingkat stres menurun yang membuat kesehatan fisik dan mental meningkat," tambah Swartz.

Baca juga: Kabar Baik, Olahraga Bantu Kulit Sehat dan Glowing

Selain itu, menyimpan luka atau sakit hati terlalu lama bisa membuat kita mengalami hal-hal berikut:

  • membawa amarah dan kecewa ke dalam setiap hubungan dan pengalaman baru
  • terlalu larut dalam masa lalu sehingga tidak dapat menikmati saat ini
  • depresi atau cemas
  • merasa hidup tidak memiliki makna atau tujuan.

Cara memaafkan

Bagi sebagian orang, memaafkan bukan hal yang mudah. Memaafkan memang membutuhkan komitmen dan proses yang berbeda bagi tiap individu.

Namun, bukan berarti kita tidak bisa melakukannya. Berikut tips agar bisa memaafkan:

  • pahami manfaat memaafkan bagi kehidupan
  • identifikasi apa yang perlu disembuhkan dan siapa yang perlu kita maafkan serta apa tujuan kita memaadkannya
  • bergabung dengan kelompok pendukung atau meminta bantuan psikolog
  • akui emosi negatif yang terjadi akibat sakit hati dan pahami bagaimana emosi tersebut mempengaruhi perilaku kita, lalu berusahalah untuk melepaskannya
  • lepaskan pikiran bahwa Anda adalah "korban" dan cobalah berpikir mengapa orang tersebut menyakiti atau mengecewakan Anda.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.