Kompas.com - 26/05/2020, 20:00 WIB
Ilustrasi menstruasi. shutterstockIlustrasi menstruasi.

Diagnosis kelainan ini dapat ditetapkan dengan pemeriksaan dalam, ultrasonografi (USG), dan pemeriksaan terhadap kerokan.

  • Hipomenorea

Pada kelainan ini, siklus menstruasi tetap teratur sesuai dengan jadwal menstruasi, tapi jumlahnya sedikit, dengan kenyataan tidak banyak berdarah.

Penyebabnya kemungkinan adalah, gangguan hormonal, kondisi wanita kukurangan gizi, dan wanita dengan penyakit tertentu.

Penanganan gangguan haid jenis ini dilakukan berdasarkan penyebabnya.

Untuk memastikan penyebab dan cara penanganan gangguan jumlah darah saat haid yang tepat, Anda pun disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Baca juga: Bolehkan Bercinta saat Haid? Kenali Risiko dan Manfaatnya

3. Kelaianan siklus menstruasi

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

4 Macam Gangguan Haid yang Tak Boleh Disepelekan
Gangguan haid bisa dialami oleh sebagian wanita. Kondisi ini tak boleh dibiarkan karena bisa menimbulkan masalah pada alat reproduksi.
Bagikan artikel ini melalui

Gangguan haid ini juga dapat dibagi lagi menjadi beberapa jenis, seperti:

  • Polimenorea, yaitu menstruasi yang sering terjadi dan abnormal
  • Oligomenorea, yaitu siklus menstrasi melebihi 35 hari, jumlah perdarahan mungkin sama yang disebabkan oleh gangguan hormonal
  • Amenorea, yaitu keterlambatan menstruasi lebih dari tiga bulan berturut-turut

Haid pada wanita akan teratur setelah mencapai usia 18 tahun.

Amenorea primer terjadi ketika seorang wanita tidak mengalami menstruasi sejak kecil, penyebabnya kelainan anatomis alat kelamin.

Di mana, yang bisa terjadi adalah, tidak terbentuknya rahim, tidak ada liang vagina, atau gangguan hormonal.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

Health
Perut Buncit

Perut Buncit

Penyakit
Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Health
Kulit Belang

Kulit Belang

Penyakit
10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

Health
Betis Bengkak

Betis Bengkak

Penyakit
Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Health
Pusar Sakit

Pusar Sakit

Penyakit
9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

Health
Jari Kaki Bengkak

Jari Kaki Bengkak

Penyakit
Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Health
Perut Bunyi

Perut Bunyi

Penyakit
IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

Health
Kejang Demam

Kejang Demam

Penyakit
9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.