Kompas.com - 05/06/2020, 20:02 WIB
ilustrasi toner shutterstock/Syda Productionsilustrasi toner

KOMPAS.com - Toner merupakan produk perawatan wajah yang kerap dipasangkan dengan pembersih.

Melansir Verywell Health, toner adalah cairan yang diaplikasikan pada kulit menggunakan dengan alat kapas.

Toner digunakan setelah wajah dibersihkan, sebelum perawatan, atau sebelum menggunakan pelembab.

Cairan ini dapat membantu untuk menghilangkan bekas kotoran, makeup, sisa produk pembersih, serta minyak berlebih.

Berikut penjelasan mengapa kulit berjerawat perlu memakai toner, bisakah toner menghilangkan jerawat dan bekasnya, dan jenis toner yang tepat untuk kulit berjerawat.

Baca juga: 7 Bahan Masker Organik untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Mengapa kulit berjerawat perlu toner?

Produk toner pada zaman dulu menggunakan bahan dasar alkohol.

Kendati bisa membersihkan dan mengurangi kelebihan minyak, namun alkohol dapat membuat jerawat memerah dan meradang.

Akan tetapi, formula toner yang beredar di pasaran saat ini kebanyakan tidak berbasis alkohol.

"Formulanya mirip air. Sehingga bisa membersihkan sisa kotoran, sel kulit mati, sampai minyak tanpa mengiritasi kulit," jelas dokter kulit Marnie Nussbaum, MD, seperti dilansir Women's Health.

Menurut Nussbaum, toner berguna sebagai langkah kedua dalam pembersihan ganda.

"Toner bisa menghilangkan sisa kotoran setelah pembersihan utama, sekaligus menyiapkan kulit untuk perawatan selanjutnya," kata Dr. Nussbaum.

Selain itu, toner juga membantu produk perawatan wajah bekerja lebih baik.

Dengan kondisi kulit yang bersih, produk perawatan wajah yang diaplikasikan setelah toner seperti krim atau serum antijerawat lebih efektif terserap kulit.

Baca juga: 7 Rekomendasi Bahan Produk Skincare untuk Jerawat

Toner untuk menghilangkan jerawat

ilustrasi jerawatshutterstock/LADO ilustrasi jerawat
Beberapa jenis toner yang tepat dapat membantu mengatasi jerawat dan mencegah jerawat timbul kembali.

Asalkan, jenis toner yang digunakan mengandung bahan antijerawat seperti asam salisilat atau benzoil peroksida.

Toner dengan bahan aktif antibakteri tersebut dapat membantu menjaga pori-pori tetap bersih dan mencegah timbulnya komedo dan jerawat kecil.

Jika jerawat dan komedo muncul secara acak dan membandel, mengandalkan produk pembersih dan toner saja tidak cukup.

Pemilik kulit berjerawat yang banyak atau membandel butuh produk perawatan jerawat yang lebih efektif seperti krim benzoil peroksida.

Baca juga: Apakah Baby Oil Bisa Menghilangkan Jerawat?

Toner untuk menghilangkan bekas jerawat

Beberapa produk toner dapat membantu untuk menghilangkan atau menyamarkan noda bekas jerawat.

Tapi, gunakan produk toner untuk menghilangkan bekas jerawat setelah luka jerawat benar-benar sembuh.

Pilih produk yang mengandung asam glikolat untuk membantu memudarkan bekas jerawat.

Hal yang perlu diingat, toner tidak bisa diandalkan untuk bekas jerawat yang membandel dan bopeng.

Bekas jerawat membandel dan bopeng membutuhkan prosedur perawatan ekstra. Konsultasikan kepada dokter kulit untuk mengatasinya.

Baca juga: 4 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Membandel Menurut Ahli Dermatologi

Tips memilih toner untuk kulit berjerawat

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Pemilihan toner untuk kulit berjerawat disesuaikan dengan jenis kulit masing-masing.

Untuk jenis kulit yang sangat berminyak, pilih toner jenis astringen. Toner jenis ini dapat membantu mengurangi kilap pada wajah.

Sedangkan untuk jenis kulit kering atau sensitif, baiknya Anda menggunakan toner yang bisa menghidrasi kulit.

Pilih toner dengan bahan aktif gliserin atau bahan alami yang bisa menenangkan kulit kering dan sensitif.

Untuk semua jenis kulit, hindari toner yang mengandung alkohol karena kandungannya terlalu keras.

Toner jenis ini bisa membuat jerawat kian meradang dan menyebabkan iritasi kulit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Ruam Kulit
Ruam Kulit
PENYAKIT
Melasma
Melasma
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
Gagal Ginjal

Gagal Ginjal

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.