Kompas.com - 11/06/2020, 16:00 WIB
Ilustrasi kopi. Eldoradosupervector/ShutterstockIlustrasi kopi.

KOMPAS.com - Kopi mengandung kafein yang merupakan zat psikoaktif paling banyak dikonsumsi masyarakat.

Bahkan, kafein juga kerap ditambahkan dalam suplemen pembakar lemak. Konsumsi kafein juga diklaim bisa mempercepat metabolisme yang membantu menurunkan berat badan. Benarkah demikian?

Zat yang terkandung dalam kopi

Sebenarnya, bukan hanya kafein zat dalam kopi yang bisa mempengaruhi metabolisme. Berikut zat dalam kopi yang berpengaruh pada metabolisme:

- Theobromine

Stimulan utama dalam kakao ini juga ditemukan pada kopi.

- Theophilin

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Stimulan yang juga ditemukan pada kakau dan kopi ini telah digunakan untuk mengobati asma.

- Asam klorogenik

Salah satu senyawa aktif biologis utama dalam kopi yang dapat membantu memperlambat penyerapan karbohidrat.

Baca juga: Ingin Kembali Olahraga di Gym, Begini Baiknya

Kafein bekerja dengan cara memblokir neurotransmitter penghambat yang disebut adenosine.

Saat adenosin diblokir, kafein meningkatkan pembakaran neuron dan melepaskan neurotransmiter seperti dopamin dan norepinefrin.

Hal inilah yang bisa memicu kita agar tetap waspada dan aktif saat merasa lelah.

Kafein juga merangsang sistem saraf yang mengirimkan sinyal langsung ke sel-sel lemak untuk memicu proses pemecahan lemak.

Hal ini dilakukan dengan meningkatkan kadar hormon epinefrin dalam darah. Epinefrin bergerak melalui darah ke jaringan lemak untuk memecah lemak dan melepaskannya ke dalam darah.

Namun, melepaskan asam lemak ke dalam darah tidak membantu menghilangkan lemak tubuh kecuali kita membakar lebih banyak kalori daripada yang kita konsumsi. Kondisi ini dikenal sebagai keseimbangan energi negatif.

Kita dapat mencapai keseimbangan energi negatif dengan mengonsumsi lebih sedikit kalori, rutin berolahraga atau mengonsumsi suplemen pembakar lemak.

Kafein mempercepat metabolisme

Semakin tinggi tingkat metabolisme, sekamin mudah kita menurunkan berat badan.

Tingkat metabolisme yang tinggi juga membuat kita tidak perlu takut mengalami kenaikan berat badan meski makan dalam jumlah banyak.

Riset menunjukan kafein dapat meningkatkan tingkat metabolisme sebesar tiga hingga 11 persen. Semakin besar jumlah kafein yang kita konsumsi semakin tinggi efeknya.

Baca juga: 5 Khasiat Chia Seed untuk Kesehatan

Kopi untuk menurunkan berat badan

Seiring berjalannya waktu, kita bisa menjadi toleran terhada efek kafein. Dalam jangka pendek, kafein memang dapat meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran lemak.

Namun, setelah beberapa saat kita menjadi toleran terhadap efek tersebut.

Kopi juga menurunkan nafsu makan yang bagus untuk membantu mengontrol berat badan. Meski demikian, efek kopi dalam menurunkan berat badan tergantung pada kondisi tubuh setiap individu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Keseleo
Keseleo
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
Infeksi Payudara

Infeksi Payudara

Penyakit
Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Health
Sindrom Brugada

Sindrom Brugada

Penyakit
8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

Health
Lichen Planus

Lichen Planus

Penyakit
Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Health
Bercak Mongol

Bercak Mongol

Penyakit
Amankah Melakukan Vaksinasi Flu saat Sedang Sakit?

Amankah Melakukan Vaksinasi Flu saat Sedang Sakit?

Health
Floaters

Floaters

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.