Kompas.com - 15/06/2020, 09:09 WIB

KOMPAS.com - Kelahiran buah hati merupakan salah satu kebahagiaan tersendiri bagi para orangtua. Sayangnya, beberapa bayi yang baru lahir mengalami sakit kuning.

Hal ini tentu membuat para orangtua merasa khawatir terhadap kondisi sang buah hati.

Sebenarnya, penyakit kuning atau jaundice adalah kondisi yang dapat terjadi pada bayi yang baru lahir. Umumnya, kondisi ini tidak berbahaya.

Baca juga: Ilmuwan Inggris Kembangkan Aplikasi Deteksi Penyakit Kuning pada Bayi

Meski begitu, dalam beberapa kasus, bayi kuning juga bisa disebabkan oleh kondisi yang serius dan harus segera ditangani oleh dokter.

Lalu, apa sih sebenarnya penyakit kuning pada bayi baru lahir itu?

Merangkum dari laman American Pregnancy, penyakit kuning merupakan kondisi yang dapat terjadi pada bayi baru lahir, dalam 2-3 hari setelah kelahiran.

Kondisi ini terjadi ketika terlalu banyak bilirubin dalam darah bayi.

Bilirubin sendiri adalah zat kuning yang berasal dari pemecahan normal sel darah merah.

Dalam kondisi normal, hati akan mengeluarkan bilirubin dari darah dan mengeluarkannya dari tubuh melalui usus.

Bayi mengalami sakit kuning ketika bilirubin menumpuk lebih cepat daripada kerja hati yang memecah dan mengeluarkannya dari tubuh.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.