7 Penyebab Sakit Tenggorokan dan Cara Mengatasinya

Kompas.com - 18/06/2020, 05:56 WIB
Ilustrasi sakit tenggorokan, panas dalam g-stockstudioIlustrasi sakit tenggorokan, panas dalam

KOMPAS.com – Penyebab sakit tenggorokan perlu diketahui dengan pasti agar tidak timbul gangguan kesehatan yang lebih parah.

Terdapat bermacam-macam penyebab sakit tenggorokan yang bisa menimbulkan gejala berupa nyeri, kering, perih, hingga terasa terbakar.

Gejala itu pun terkadang bisa semakin menyakitkan saat penderita sakit tenggorokan sedang menelan makanan atau minuman.

Baca juga: Kanker Tenggorokan: Gejala, Penyebab, Jenis, dan Cara Mencegah

Penyebab sakit tenggorokan

Melansir Buku Health is Easy (2014) oleh dr. Dhiana Ayudhitya dan dr. Inggriani Tjuatja, sakit tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi ringan seperti pilek atau iritasi biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Namun sayang, terdapat beberapa penyebab sakit tenggorokan lain yang belum tentu bisa demikian.

Berikut ini beberapa kemungkinan penyebab sakit tenggorokan yang bisa Anda alami dan cara mengatasinya:

1. Infeksi mononukleus

Apakah saat mengalami sakit tenggorokan suhu tubuh Anda mencapai 38 derajat Celsius atau lebih?

Apakah Anda juga menemukan benjolan atau pembengkakan pada bagian leher, ketiak, atau selangkangan?

Jika iya, Anda mungkin sedang mengalami sakit tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi mononukleus (infeksi virus Epstein Barr) atau infeksi virus lainnya.

Kondisi yang Anda alami juga bisa disebut glandular fever.

Baca juga: 9 Macam Gangguan Pencernaan dan Cara Mengobatinya

Cara mengatasi sakit tenggorokan akibat infeksi mononukleus:

Konsultasikan kepada dokter jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut.

Apabila dokter menurigai adanya glandular fever dalam tubuh Anda, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan darah.

Tidak ada perawatan khusus untuk penyakit ini. Hanya, jika terjadi kondisi yang lebih parah, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

2. Infeksi virus seperti flu atau pilek berat

Adanya infeksi virus seperti flu atau pilek berat bisa menjadi penyebab sakit tenggorokan Anda.

Jika mengalami sakit tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi virus seperti flu atau pilek berat ini, Anda mungkin akan mengalami beberapa gejala lain, seperti:

  • Suhu tubuh mencapai 38 derajat Celsius atau lebih
  • Terdapat benjolan atau pembengkakak pada bagian leher, ketiak, atau selangkangan
  • Mengalami gejala-gejala seperti sakit kepala, batuk, dan nyeri badan secara menyeluruh

Baca juga: 5 Cara Mengompres yang Benar Agar Demam Anak Cepat Turun

Cara mengatasi flu berat:

Anda dianjurkan untuk beristirahat dengan cukup selama beberapa hari.

Jika penyakit Anda bertambah parah, segera temui dokter.

3. Radang tenggorokan

Sakit tenggorokan juga bisa menjadi gejala radang tenggorokan.

Radang tenggorokan yang disebabkan virus atau bakteri antara lain, bisa berupa:

  • Tonsillitis, yakni peradangan pada tonsil atau amandel
  • Faringitis, yakni peradangan pada saluran yang menghubungkan hidung atau mulut dengan kerongkongan (esofagus) atau saluran tempat pita suara (laring)

Jika mengalami radang tenggorokan, Anda cenderung mengalami gejala yang sama dengan sakit tenggorokan yang disebabkan oleh adanya infeksi virus seperti flu atau pilek berat, yaitu:

  • Suhu tubuh mencapai 38 derajat Celsius atau lebih
  • Terdapat benjolan atau pembengkakak pada bagian leher, ketiak, atau selangkangan
  • Mengalami gejala-gejala seperti sakit kepala, batuk, dan nyeri badan secara menyeluruh

Baca juga: Batuk Berdahak Bisa Jadi Gejala Virus Corona, Ini yang Harus Diwaspadai

Cara mengatasi radang tenggorokan:

Sangat disarankan, konsultasikan penyakit Anda dengan dokter jika tidak kunjung sembuh dalam beberapa hari.

Dokter mungkin akan memberikan resep antibiotik jika Anda mengalami sakit tenggorokan sebagai gejala radang tenggorokan.

4. Flu biasa

Pada sebagian orang, penyakit flu pada umumnya dapat membuat tenggorokan sakit.

Pada kondisi ini, Anda akan mengalami sakit tenggorokan bersama gejala flu lain berupa hidung meler atau tersumbat dan bersin-bersin.

Baca juga: Ini Kadar Trombosit yang Dicurigai sebagai Tanda Demam Berdarah (DBD)

Cara mengatasi sakit tenggorokan akibat flu:

Anda bisa melakukan perawatan sendiri terkait dengan flu yang diderita.

Jika flu tidak segera sembuh dalam beberapa hari, Anda dapat mengunjungi dokter untuk meminta saran pengobatan yang tepat.

5. Asap rokok

Asap rokok merupakan suatu hal yang sangat mengganggu dan dapat memicu terjadinya radang tenggorokan atau sakit tenggorokan lainnya.

Sakit tenggoran ini bisa dialami oleh para perokok berat atau siapa saja yang hidup di lingkungan yang banyak mengandung asap rokok.

Cara mengatasi sakit tenggorokan akibat asap rokok:

Cobalah untuk berhenti merokok dan hindari lingkungan atau udara yang mengandung asap rokok.

Temui dokter jika dalam 48 jam jika gejala sakit tenggorokan yang Anda alami tidak segera menghilang.

Baca juga: 5 Bahaya Nikotin dalam Rokok Elektrik

6. Konsumsi obat-obatan tertentu

Beberapa obat-obatan memiliki efek samping seperti mengurangi jumlah sel-sel darah putih yang sangat pentung untuk melawan berbagai infeksi.

Efek samping yang sering terjadi adalah nyeri tenggorokan.

Cara mengatasinya:

Segera temui dokter dalam waktu 24 jam jika Anda mengalami sakit tenggorokan yang disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu.

Jika memang obat-obatan yang Anda konsumsi dapat menimbulkan efek samping, dokter biasanya akan melakukan tes darah dan memberian resep baru sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda.

Baca juga: Kanker Hati: Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, dan Cara Mengobati

7. Menelan tulang ikan

Sakit tenggorokan juga dapat disebabkan oleh ketidaksengajaan dalam menelan benda tajam seperti tulang ikan yang dapat membuat goresan di tenggorokan.

Penyebab dari rasa sakit ini biasanya sudah diketahui secara jelas.

Cara mengatasi sakit tenggorokan akibat tulang ikan:

Anda disarankan untuk banyak minum dengan harapan tulang ikan yang tersangkut di tenggorokan bisa tertelan.

Anda juga bisa mencoba menelan roti yang sudah lebih dulu dicelupkan ke dalam air untuk menghilangkan tulang ikan tersebut.

Jika cara-cara tersebut tidak juga berhasil, Anda sebaiknya mencari pertolongan medis.

Selain menimbulkan ketidaknyamanan, tulang ikan yang dibiarkan menempel di tenggorokan pasalnya bisa menimbulkan infeksi atau iritasi.

Baca juga: Alasan Air Hangat Lebih Tepat untuk Mengompres Anak Demam

 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X