Kompas.com - 12/07/2020, 13:31 WIB
Ilustrasi susu sapi murni. SHUTTERSTOCK/BEATS1Ilustrasi susu sapi murni.

KOMPAS.com – Vitamin B12 mungkin tidak sepopuler vitamin C maupun vitamin E dalam kamus pemenuhan zat gizi sehari-hari.

Namun pada kenyataannya, setiap orang membutuhkan cukup asupan vitamin B12 ini.

Manfaat vitamin B12 di antaranya memiliki peran penting dalam merawat sel pencernaan, kesehatan sistem saraf, dan fungsi sumsum tulang.

Dalam sumsum tulang, koenzim vitamin B12 sangat diperlukan untuk sintesis DNA.

Baca juga: 10 Makanan yang Mengandung Vitamin D Tinggi

Selain itu, vitamin B12 sangat dibutuhkan oleh enzim yang berperan dalam sintesis untur C, metionin, dan kolin.

Kekurangan vitamin B12 sendiri dapat menyebabkan terjadinya beragam masalah pada tubuh, seperti:

  • Kekurangan darah
  • Sumsum tulang tidak dapat memproduksi sel eritrosit
  • Kemampuan mengangkut hemoglobin tergganggu
  • Muka tampak pucat
  • Terjadi gangguan fungsi perut
  • Berat badan turun
  • Terjadi radang pada lidah

Jumlah kebutuhan vitamin B12 harian pada setiap orang berbeda-beda, tergantung usia dan faktor risiko.

Namun secara umum, bayi membutuhkan vitamin B12 sekitar 0,3 mikrogram (mcg)/hari, anak di bawah usia 10 tahun membutuhkan vitamin B12 sekitar 1,0-2,0 mcg/hari, seseorang di atas umut 11 tahun membutuhkan vitamin B12 sekitar 2,0-3,0 mcg/hari, dan ibu hamil atau menyusui memerlukan vitamin V12 3,0-4,0 mcg/hari.

Baca juga: 9 Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi

Kebutuhan vitamin B12 tersebut pada dasarnya dapat dipenuhi dengan mengonsumsi ragam makanan sumber vitamin B12.

Agar proses pemenuhan vitamin ini berjalan lebih optimal, Anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12 tinggi berikut:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Bumbu Dapur yang Bisa Bantu Berat Badan, Apa Saja?

8 Bumbu Dapur yang Bisa Bantu Berat Badan, Apa Saja?

Health
Pankreatitis Kronis

Pankreatitis Kronis

Penyakit
13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Health
Koarktasio Aorta

Koarktasio Aorta

Penyakit
Cara Mengatasi Iritasi saat Mencukur Bulu Tubuh

Cara Mengatasi Iritasi saat Mencukur Bulu Tubuh

Health
Karsinoma Sel Basal

Karsinoma Sel Basal

Penyakit
Anoreksia vs Bulimia, Apa Perbedaan Gejalanya?

Anoreksia vs Bulimia, Apa Perbedaan Gejalanya?

Health
BKKBN Siapkan 'Tim Pendamping Warga' untuk Kejar Target Stunting Nasional

BKKBN Siapkan "Tim Pendamping Warga" untuk Kejar Target Stunting Nasional

Health
Mengenal Gejala dan Penyebab Stroke Tulang Belakang

Mengenal Gejala dan Penyebab Stroke Tulang Belakang

Health
8 Gejala Tumor Otak

8 Gejala Tumor Otak

Health
Kapan Waktu Tidur yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung?

Kapan Waktu Tidur yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung?

Health
Apa yang Terjadi Ketika Jantung Berhenti Mendadak?

Apa yang Terjadi Ketika Jantung Berhenti Mendadak?

Health
3 Fase DBD (Demam Berdarah) dari Demam sampai Sembuh

3 Fase DBD (Demam Berdarah) dari Demam sampai Sembuh

Health
8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.