Kompas.com - 25/07/2020, 21:06 WIB
  • penyakit kardiovaskular
  • diabetes
  • hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • kadar kolesterol tinggi
  • kegemukan atau obesitas
  • kadar testosteron rendah atau ketidakseimbangan hormon lainnya
  • peyakit ginjal
  • usia
  • gangguan cemas
  • depresi
  • masalah hubungan
  • konsumsi obat tertentu, seperti obat hipertensi atau depresi
  • gangguan tidur
  • penggunaan obat-obatan terlarang
  • konsumsi alkohol
  • merokok
  • parkinson
  • multiple sclerosis
  • cedera panggul
  • penyakit Peyronie, yang menyebabkan berkembangnya jaringan parut di penis

Impotensi dapat disebabkan satu atau lebih dari faktor-faktor tersebut. Untuk itu, dalam pemeriksaan, sebaiknya Anda jujur mengenai rekam medis Anda sehingga kondisi ini dapat ditangani dengan baik.

Baca juga: 5 Penyebab Penis Sulit Penetrasi Saat Bercinta dan Cara Mengatasinya

Gejala impotensi

Beberapa gejala umum yang biasa terjadi pada gangguan ereksi di antaranya:

  • kesulitan ereksi
  • kesulitan mempertahankan ereksi selama aktivitas seksual
  • berkurangnya gairah seksual

Selain gejala tersebut, beberapa kondisi berikut juga berkaitan erat dengan disfungsi ereksi.
'

  • ejakulasi dini
  • ejakulasi tertunda
  • anorgasmia atau ketidakmampuan untuk mencapai orgasme

Jika Anda memiliki gejala-gejala di atas selama tiga bulan atau lebih, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Cara mengetahui disfungsi ereksi

Untuk menentukan kondisi Anda, ada serangkaian pemeriksaan yang akan dilakukan oleh tim medis. Beberapa tes yang digunakan untuk mengetahui apakah Anda mengalami disfungsi ereksi di antaranya:

1. Pemeriksaan fisik

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik umum seperti memeriksa jantung, paru-paru, dan tekana darah. Selain itu, tim medis juga akan memeriksa testis dan penis Anda.

Lebih lanjut, tim medis mungkin merekomendasikan pemeriksaan dubur untuk melihat kondisi prostat.

2. Pemeriksaaan psikososial

Dokter juga akan mengajukan beberapa pertanyaan pada Anda. Pada beberapa pemeriksaan Anda mungkin diminta untuk mengisi kuesioner tentang gejala, riwayat kesehatan, dan riwayat seksual.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.