Kompas.com - 03/08/2020, 10:35 WIB
Ilustrasi serangan jantung eggeeggjiewIlustrasi serangan jantung

1. Keturunan

Melansir American Heart Association, keturunan atau riwayat keluarga dapat menjadi faktor risiko penyakit jantung yang tak dapat dihindari.

Baca juga: 8 Makanan Penurun Kolesterol untuk Cegah Penyakit Jantung Koroner

Jadi, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui, apakah ayah, ibu, kakek, nenek, atau saudara pernah menderita penyakit berbahaya ini.

Mengetahui riwayat kesehatan keluarga dapat membantu Anda menghindari penyakit jantung maupun stroke.

Jika Anda ternyata memiliki riwayat keluarga, tentu Anda tak bisa menangkal hal tersebut.

Ini berarti Anda harus menurunkan risiko terkena penyakit jantung dengan senantiasa melakukan pola hidup sehat atau meminimalisiri faktor risiko yang dapat dihindari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Usia

Melansir Health Line, risiko penyakit jantung meningkat seiring dengan bertambahnya usia.

Pada umumnya, risiko yang lebih besar terjadi ketika usia seseorang telah mencapai 40 tahun.

Baca juga: Beda Sesak Napas Akibat Penyakit Jantung dan Gangguan Paru

3. Jenis kelamin

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X