Kompas.com - 06/08/2020, 13:35 WIB
Ilustrasi ASIP di dalam lemari pendingin Shutterstock.comIlustrasi ASIP di dalam lemari pendingin

Selain mengetahui ketahanan ASI di suhu ruang, pastikan selalu menyimpan ASI dalam wadah tertutup untuk mencegah kuman masuk ke tempat penyimpanan.

Jika bayi tidak menghabiskan ASI perah, buang sisa susu setelah dua jam.

Baca juga: Ibu Menyusui Jangan Cemas Hasil ASI Perah Sedikit, Coba Tips Berikut

ASI perah di lemari es atau freezer

ASI perah bisa bertahan lebih lama saat disimpan di lemari pendingin bersuhu stabil, apabila dibandingkan hanya disimpan di suhu ruang.

Jika disimpan di lemari es dengan suhu empat derajat Celsius, ASI perah dapat bertahan sampai empat hari.

Jika dibekukan di freezer dengan suhu minus 18 derajat Celsius, ASI perah dapat bertahan 6-12 bulan.

ASI perah beku yang sudah dicairkan dapat bertahan di suhu ruangan antara satu sampai dua jam.

Hindari membekukan kembali ASI perah yang sudah dicairkan setelah dibekukan.

Ingat, panduan penyimpanan ASI perah tersebut hanya berlaku untuk bayi dalam kondisi sehat.

Konsultasikan dengan dokter jika bayi memiliki kondisi kesehatan tertentu dan lahir prematur.

Baca juga: Jenis KB yang Aman untuk Ibu Menyusui

Kenapa ASI perah di luar tenggat tak boleh diminum bayi?

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Setiap orangtua perlu memahami ASI perah tahan berapa jam di suhu ruang dan berapa lama di tempat penyimpanan lainnya. 

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.