Kompas.com - 06/08/2020, 13:35 WIB

Jika tidak memiliki lemari es atau freezer, simpan ASI perah sementara di termos yang diberi kantong es.

Isi setiap wadah penyimpanan ASI perah dengan susu yang dibutuhkan bayi sekali menyusu.

Anda bisa memulainya dengan 60 sampai 120 mililiter, lalu sesuaikan dengan kebutuhan bayi.

Pertimbangkan juga menyimpan ASI perah dalam porsi kecil misalkan 30 sampai 60 mililiter untuk situasi tak terduga, misalkan bayi muntah atau ASI tumpah.

Hal yang perlu diingat, volume ASI bisa bertambah saat dibekukan, jadi jangan isi wadah sampai penuh.

Baca juga: Bagaimana Nasib ASI Perah saat Listrik Padam?

ASI perah tahan berapa lama di suhu ruang?

Metode penyimpanan bisa menentukan berapa lama ASI perah disimpan dan aman dikonsumsi bayi.

Penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kandungan nutrisi dan mencegah infeksi karena kontaminasi.

Cara yang paling ideal adalah segera memberikan ASI yang baru diperah kepada bayi.

Namun, jika suatu kondisi seperti sedang di perjalanan atau listrik di rumah padam, Anda perlu memahami susu ASI bisa bertahan berapa jam di suhu ruangan.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, ASI perah bisa tahan empat jam di suhu ruang.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.