Kompas.com - 11/08/2020, 21:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com – Masa subur wanita adalah saat dikeluarkannya sel telur dari ovarium (indung telur) yang siap dibuahi oleh sperma.

Kejadian ini hanya berlangsung sekali dalam sebulan, yakni pada kurang lebih 14 hari sebelum terjadinya menstruasi yang akan datang.

Selain untuk merencanakan kehamilan, mengetahui kapan jatuhnya masa subur pada wanita dapat dimanfaatkan untuk memahami siklus menstruasi dan memerhatikan ada tidaknya gangguan kesuburan.

Baca juga: Berapa Hari Masa Subur pada Wanita Terjadi?

Ciri masa subur pada wanita

Melansir Buku Panduan Pintar Menghitung Masa Subur (2015) oleh Bidan Ewa Molika Sitompul AM.Keb, masa subur pada wanita salah satunya dapat diketahui dengan memperhatikan siklus menstruasi atau haid mereka.

Siklus menstruasi adalah rentang hari pertama haid sampai hari pertama pada haid berikutnya.

Normalnya menstruasi berlangsung selama 21-35 hari. Tapi, banyak wanita memiliki siklus menstruasi selama 28 hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di antara hari-hari itulah, terdapat masa paling subur pada wanita.

Jika terjadi pembuahan, yakni sel telur bertemu dengan sperma di masa subur wanita, maka kehamilan bisa terjadi.

Selain dengan memerhatikan siklus menstruasi, masa subur juga dapat dikenali dengan beberapa tanda yang muncul pada wanita.

Melansir Buku 100+ Hal Penting yang Wajib Diketahui Bumil (2014) oleh dr. Dian Indah Purnama, Sp.OG, seorang wanita bisa memperkirakan bahwa dirinya sedang dalam masa subur dengan memerhatikan sejumlah kondisi yang muncul pada dirinya.

Baca juga: 16 Makanan untuk Meningkatkan Kesuburan Saat Program Hamil

Halaman:

Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Health
Trikomoniasis

Trikomoniasis

Penyakit
Tak Hanya Benjolan, Inilah Gejala Lain Kanker Payudara

Tak Hanya Benjolan, Inilah Gejala Lain Kanker Payudara

Health
Stenosis Spinal (Tulang Belakang)

Stenosis Spinal (Tulang Belakang)

Penyakit
Apakah Gagal Jantung Bisa Sembuh?

Apakah Gagal Jantung Bisa Sembuh?

Health
Akalasia

Akalasia

Penyakit
7 Penyebab Ada Benjolan di Rahang yang Bisa Terjadi

7 Penyebab Ada Benjolan di Rahang yang Bisa Terjadi

Health
Xanthelasma

Xanthelasma

Penyakit
Gejala Anemia pada Pasien Gagal Ginjal Kronis

Gejala Anemia pada Pasien Gagal Ginjal Kronis

Health
Serangan Iskemik Transien (Stroke Ringan)

Serangan Iskemik Transien (Stroke Ringan)

Penyakit
5 Sayuran yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Diabetes

5 Sayuran yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Diabetes

Health
De Quervain's Tenosynovitis

De Quervain's Tenosynovitis

Penyakit
Bahaya Toxic Parent dan Cara Mengatasinya

Bahaya Toxic Parent dan Cara Mengatasinya

Health
Folikulitis

Folikulitis

Penyakit
Apa Penyebab Luka Susah Sembuh pada Penderita Diabetes?

Apa Penyebab Luka Susah Sembuh pada Penderita Diabetes?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.