Jantung Berdebar saat Hamil, Normal atau Tidak?

Kompas.com - 31/08/2020, 20:30 WIB
Ilustrasi ibu hamil. (Dok. Shutterstock) Ilustrasi ibu hamil.

KOMPAS.com - Saat mengandung buah hatinya, tubuh ibu hamil mengalami banyak perubahan.

Tak hanya perut yang membesar, salah satu perubahan yang jamak dialami ibu hamil adalah jantung berdebar-debar.

Jantung berdebar-debar saat hamil kerap membuat calon ibu waswas, apakah kondisi yang dialaminya normal atau tidak.

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, berikut sejumlah gejala jantung berdebar saat hamil yang kerap dirasakan ibu hamil.

Baca juga: Kenapa Jantung Berdebar Kencang Tanpa Sebab Jelas?

Gejala jantung berdebar saat hamil

Detak jantung yang lebih cepat ketimbang biasanya dapat menimbulkan beragam gejala.

Melansir Medical News Today, gejala jantung berdebar pada ibu hamil di antaranya:

  • Ada sensasi berdebar-debar di dada
  • Terkadang bagian jantung di dada sampai terlihat naik turun
  • Pusing
  • Rasa tidak nyaman
  • Detak jantung cepat
  • Berkeringat

Baca juga: Kenali Jantung Berdebar Gejala Penyakit Jantung Takikardia

Kenapa jantung sering berdebar saat hamil?

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Salah satu perubahan yang tidak terlihat tapi bisa dirasakan ibu hamil adalah peningkatan jumlah darah di dalam tubuh.

Dilansir dari Healthline, jantung memiliki peran penting dalam proses janin tumbuh di dalam perut ibu hamil.

Ibu hamil perlu meningkatkan pasokan darah untuk membantu tumbuh kembang janin.

Ketika telah memasuki trimester ketiga, sebanyak 20 persen darah di tubuh akan mengalir ke rahim.

Karena tubuh memiliki darah lebih banyak ketimbang biasanya, jantung ibu hamil perlu memompa lebih cepat untuk dapat mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

Saat hamil, detak jantung ibu hamil bisa meningkat 10 sampai 20 detak per menit ketimbang dalam kondisi tidak hamil.

Ketika jantung harus bekerja ekstra, terdapat beberapa perubahan pada organ vital ini.

Salah satunya perubahan irama jantung jadi lebih cepat atau mengalami palpitasi jantung.

Baca juga: Cara Membersihkan Puting Payudara buat Ibu Hamil

Penyebab lain jantung berdebar saat hamil

Jantung berdebar saat hamil umumnya kondisi yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Terutama jika kondisi ibu dan janin di dalam kandungan sehat, tidak memiliki riwayat penyakit tertentu, dan rajin kontrol kandungan.

Selain dilatari faktor alami, penyebab jantung berdebar saat hamil biasanya karena:

  • Stres atau cemas
  • Reaksi makanan atau minuman tertentu, terutama yang mengandung kafein
  • Efek samping obat
  • Reaksi alergi

Di luar kondisi di atas, ibu hamil yang kerap mengalami jantung berdebar wajib berkonsultasi ke dokter.

Baca juga: Ibu Hamil Susah Tidur? Atasi dengan 6 Cara Berikut

Kapan perlu waspada?

Ilustrasi ibu hamil dan janin dalam kandungan.SHUTTERSTOCK/zffoto Ilustrasi ibu hamil dan janin dalam kandungan.
Selain faktor alami, beberapa penyakit dan masalah kesehatan juga bisa membuat jantung berdebar pada ibu hamil, di antaranya:

  • Gangguan kelenjar tiroid
  • Hipertensi paru
  • Penyakit jantung koroner
  • Gangguan irama jantung atau aritmia
  • Masalah hipertensi kehamilan

Apabila jantung berdebar saat hamil berlangsung dalam waktu yang lama, atau intens, ada baiknya ibu hamil berkonsultasi ke dokter.

Baca juga: Anemia pada Ibu Hamil: Penyebab, Ciri-ciri, Cara Mengatasi

Ibu hamil wajib mencari pertolongan medis darurat apabila jantung berdebar disertai gejala

  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Batuk berdarah
  • Denyut nadi tidak teratur
  • Detak jantung cepat
  • Lemas

Dokter umumnya akan memeriksa kondisi kesehatan ibu hamil dan janinnya sembari mengecek riwayat medis ibu hamil.

Sampaikan kepada dokter apabila ibu hamil memiliki riwayat masalah jantung, atau memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit jantung.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X