Kompas.com - 08/09/2020, 10:35 WIB

KOMPAS.com - Kehamilan sering kali menjadi hal yang ditunggu-tunggu banyak pasangan.

Tak jarang bagi pasangan yang baru saja menikah, momen melihat dua garis di tes kehamilan menjadi hal yang dinantikan.

Namun, pada banyak pasangan baru membedakan tanda kehamilan dengan premenstrual syndrome (PMS) kerap sulit dilakukan. Bahkan, cenderung membingungkan.

Baca juga: Kapan Tanda Awal Kehamilan Muncul?

Ya, itu karena kebanyakan gejala awal kehamilan dengan PMS sangat mirip.

Akibatnya, banyak perempuan yang kebingungan menentukan apakah mereka hamil atau hanya akan menstruasi.

Gejala yang mirip

Melansir dari Medical News Today, beberapa gejala yang mirip antara tanda awal kehamilan dan PMS seperti:

Ada beberapa makanan yang pantang dikonsumsi ibu hamil, seperti beberapa seafood yang mengandung merkuri tinggi.

1. Perubahan suasana hati

Banyak perempuan merasa mudah tersinggung, cemas, sedih, atau bahkan sering menangis baik di awal kehamilan maupun hari-hari menjelang menstruasi.

2. Sembelit

Perubahan hormon, baik saat awal hamil maupun menjelang haid dapat menyebabkan sembelit. Ini karena kenaikan kadar hormon bisa memperlambat pergerakan usus.

3. Nyeri payudara

Baik awal kehamilan maupun PMS sering menyebabkan rasa nyeri payudara bahkan pembengkakan dan lebih sensitif.

Bedanya, pada tanda kehamilan, biasanya payudara terasa melembut saat disentuh. Selain itu, payudara mungkin akan terasa lebih berat.

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Melakukan Tes Kehamilan?

4. Kelelahan

Naiknya kadar progesteron sebelum menstruasi dapat menyebabkan kelelahan dan rasa lesu. Biasanya, rasa lesu ini akan menghilang begitu haid dimulai.

Kelelahan dan lesu juga sering dialami oleh perempuan yang berada pada fase awal kehamilan.

5. Flek atau bercak darah

Hal ini adalah kondisi paling membingungkan pada perempuan yang pertama kali hamil.

Pada awal kehamilan, pendarahan ringan mungkin saja terjadi saat 10-14 hari setelah pembuahan. Kondisi ini disebut dengan pendarahan implantasi.

Bagi ibu yang baru pertama kali hamil sering menyalahartikan kondisi ini sebagai awal menstruasi.

6. Kram

Kram sering terjadi pada masa PMS dan awal kehamilan. Rasanya pun mirip.

Bedanya, kram pada awal kehamilan biasanya terjadi di bagian bawah perut.

7. Sakit kepala dan sakit punggung

Perubahan hormon baik saat PMS maupun awal kehamilan dapat menyebabkan rasa sakit kepala dan sakit punggung.

8. Perubahan nafsu makan

Ngidam atau perubahan nafsu makan adalah hal yang lazim ditemui pada wanita hamil. Tapi, hal ini juga kerap terjadi pada saat PMS.

Baca juga: 11 Tanda Awal Kehamilan yang Sering Tak Disadari, Termasuk Jerawat?

Banyak perempuan pada hari-hari menjelang haid mengalami peningkatan nafsu makan atau menginginkan makanan manis dan berlemak. Hal ini karena perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron sebelum menstruasi.

Gejala yang berbeda

Melihat banyaknya gejala yang mirip tentu tak jarang membuat orang bingung dengan tanda awal kehamilan.

Lalu, bagaimana membedakan tanda awal kehamilan dengan PMS?

Melansir dari What to Expect, ada beberapa perbedaan umum yang terjadi pada wanita hamil dengan PMS.

Salah satunya adalah perubahan pada areola. Pada perempuan hamil, aerola akan menjadi lebih gelap, lebih lebar, dan bergelombang.

Selain itu, tanda yang tidak bisa dibantah pada kehamilan adalah terlambat haid.

Jika Anda mengalami terlambat haid lebih dari satu minggu, ini dapat mengindikasikan kehamilan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.