Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil

Kompas.com - 14/09/2020, 15:03 WIB
Ilustrasi alpukat barmaliniIlustrasi alpukat

KOMPAS.com - Alpukat adalah salah satu makanan yang baik dikonsumsi para ibu hamil (bumil).

Buah yang punya tekstur lembut dengan warna kuning kehijauan ini sering dijuluki makanan super.

Julukan tersebut tak berlebihan karena alpukat kaya akan nutrisi, termasuk 20 jenis vitamin dan mineral.

Baca juga: Cara Membersihkan Puting Payudara buat Ibu Hamil

Melansir Medical News Today, buah rendah kalori ini menyediakan asam lemak sehat lutein, beta-karoten, dan omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan.

Tak hanya itu, alpukat mengandung vitamin penting untuk tubuh seperti C, E, K, dan B-6.

Kandungan zat begizi dalam alpukat lainnya yakni riboflavin, niasin, folat, asam pantotenat, magnesium, dan kalium.

Deretan vitamin dan mineral tersebut merupakan nutrisi penting bagi ibu hamil.

Baca juga: Cara Mencegah Stretch Mark pada Ibu Hamil sesuai Usia Kehamilan

Tak pelak, buah ini merupakan salah satu makanan yang baik dikonsumsi ibu hamil. Berikut sederet manfaat alpukat untuk bumil:

1. Menambah asupan serat

Manfaat alpukat untuk ibu hamil salah satunya adalah menambah asupan serat.

Dilansir dari Healthline, serat sangat penting untuk menjaga kesehatan selama kehamilan.

Bagi ibu hamil, serat dapat melancarkan pencernaan, mengurangi risiko diabetes gestasional, dan mencegah preeklamsia.

Makan satu buah alpukat dapat mencukupi 50 persen kebutuhan serat harian agar bumil tetap sehat.

Baca juga: Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Daging Kambing?

2. Menjaga tekanan darah tetap stabil

Ilustrasi hamilShutterstock Ilustrasi hamil
Manfaat alpukat untuk bumil lainnya yakni mengurangi risiko terkena hipertensi gestasional.

Seperti diketahui, hipertensi gestasional dapat membahayakan kesehatan ibu hamil dan janin di dalam kandungan.

Buah alpukat mengandung magnesium dan kalium yang berperan vital dalam menjaga tekanan darah agar tetap stabil.

Studi pada 2013 menunjukkan, ibu hamil yang rajin makan asupan kaya kalium, risikonya mengalami penyakit tekanan darah tinggi turun secara signifikan.

Baca juga: Anemia pada Ibu Hamil: Penyebab, Ciri-ciri, Cara Mengatasi

3. Menunjang kesehatan mata dan otak janin

Kandungan antioksidan jenis lutein karotenoid dalam alpukat dapat membantu menunjang kesehatan mata dan fungsi otak janin dalam kandungan.

Hal yang istimewa dari alpukat, kandungan lutein dalam buah ini lebih mudah diserap tubuh ketimbang buah dan sayuran lain.

Agar manfaat alpukat untuk menjaga kesehatan mata dan otak lebih optimal bagi si kecil, para ibu juga dianjurkan rajin makan buah ini saat menyusui.

Baca juga: 10 Manfaat Buah Pisang untuk Ibu Hamil

4. Bikin awet kenyang

Ilustrasi perempuan hamil.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi perempuan hamil.
Manfaat alpukat untuk bumil yang sayang dilewatkan lainnya yakni menjaga perut awet kenyang tanpa khawatir kalori berlebihan.

Sepanjang kehamilan, ibu hamil kerap merasa lapar. Namun, para bumil tetap perlu menjaga asupan yang sehat dan bergizi.

Siapkan camilan mengandung alpukat agar bumil tetap awet kenyang dan tidak gelap mata makan berlebihan.

Kandungan serat dan lemak sehat dalam alpukat dapat meningkatkan perasaan kenyang namun kalori tetap terjaga.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Buah Naga?

5. Menjaga kadar lemak dan gula darah

Selain tekanan darah, ibu hamil juga perlu menjaga kadar gula darah dan lemak tetap stabil demi kehamilan sehat dan aman.

Manfaat alpukat untuk ibu hamil dapat membantu mengurangi risiko komplikasi kehamilan karena gula darah tinggi dan kolesterol tinggi.

Alpukat termasuk buah yang rendah karbohidrat dan memiliki lemak sehat yang pas dikonsumsi bumil dengan masalah gula darah tinggi atau diabetes.

Makan alpukat dapat membantu menurunkan kadar gula darah tinggi dan meningkatkan kolesterol baik.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X