Kompas.com - 14/09/2020, 16:31 WIB
Ilustrasi serangan jantung shutterstockIlustrasi serangan jantung

KOMPAS.com – Banyak anak muda sering tak mencemaskan penyakit jantung karena menganggap diri mereka masih terlalu muda untuk bisa menderita penyakit mematikan ini.

Padahal yang terbaik adalah penyakit jantung bisa diwaspadai atau diantisipasi sedini mungkin.

Melansir NIH, di Amerika Serikat rata-rata usia pasien pertama kali terkena serangan jantung akibat penyumbatan ateroklerotik (timbunan kolesterol di dinding arteri koroner jantung) memang adalah 65 tahun.

Baca juga: 4 Penyebab Nyeri Dada Selain Penyakit Jantung

Akan tetapi, sebanyak 4-10 persen kasus dilaporkan terjadi pada usia muda di bawah 45 tahun dan didominasi oleh kelompok pria.

Sekitar 60 persen pada kasus dewasa muda terkena pada 1 pembuluh darah arteri koroner saja, sedangkan pada usia yang lebih tua cenderung terkena pada 2-3 arteri koroner.

Merangkum Medical News Today, jumlah kasus atau penderita penyakit jantung di Amerika secara keseluruhan sebenarnya terus menurun.

Tapi sayangnya, jumlah penderita penyakit jantung di bawah usia 40 tahun ditemukan meningkat.

Selama beberapa dekade terakhir, penuaan telah ditetapkan sebagai salah satu faktor risiko terbesar serangan jantung, biasanya memengaruhi pria berusia 50 tahun ke atas dan wanita 65 tahun ke atas.

Namun sekarang, orang berusia 20-an, 30-an dan 40-an tahun dilaporkan lebih sering menjadi korban serangan penyakit kardiovaskular tersebut.

Data ini dapat menjadi peringatan bahwa populasi anak muda atau orang dewasa muda memiliki risiko untuk menderita penyakit jantung, serta tidak mengabaikan keluhan, atau gejala penyakit jantung jika ada.

Baca juga: 9 Tanda Penyakit Jantung Selain Nyeri Dada Sebelah Kiri

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.