5. Lakukan pengaturan kedalaman tusukan lanset sesuai kebutuhan
Pengaturan kedalaman tusukan dapat dilakukan melalui angka-angka yang tertera pada pen pemegang lanset.
Sementara, jika menggunakan lanset tanpa pen (safety pro uno), maka kedalaman tidak bisa diatur.
Baca juga: 18 Makanan Penurun Gula Darah untuk Mengatasi Diabetes
6. Lakukan penusukan dengan lanset
7. Teteskan darah pada ujung strip
Masing-masing alat glukometer punya cara yang berbeda sehingga perlu diperhatikan cara dan syarat masing-masing alat tersebut.
Glukometer semestinya tidak digunakan bersama dengan penderita diabetes lainnya.
Jika harus digunakan bersamaan, glukometer harus dibesihkan dan didisinfektan sebelum digunakan kembali sesuai dengan instruksi pabrik pembuatnya.
8. Bersihkan darah pada ujung jari
Jika pemeriksaan telah selesai, bersihkan darah pada ujung jari dengan alkohol ataupun kapas.
9. Lakukan pencatatan hasil dan waktu PGDM
Jangan lupa, catat hasil dan waktu PGDM dalam buku catatan harian glukosa darah atau secara digital.
Hal ini akan membantu dokter memutuskan perlu-tidaknya melakukan perubahan rencana pengobatan.
Baca juga: Berapa Kadar Gula Darah Normal dalam Tubuh?
Setelah melakukan berbagai langkah cek gula darah secara mandiri tersebut, buang strip dan lanset yang telah dipakai ke dalam wadah pembuangan yang aman, bisa berupa botol, kaleng, kotak karton atau wadah plastik tebal dengan tutup di atasnya.
Setelah penuh, serahkan sampah medis ini ke pusat layanan kesehatan terdekat untuk dihancurkan.
Jangan pernah membuangnya ke tempat pembuangan sampah umum.
Terkait penggunaan glukometer, pastikan Anda menggunakan glukometer yang sudah terstandarisasi sesuai dengan ISO-15197 tahun 2013.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.